Kekalahan Barca membuat jalan Real Madrid menuju gelar Liga Spanyol musim ini terbuka lebar. Berada di posisi kedua, Barcelona mengemas 60 poin dari 31 laga, poin yang sama dengan Sevilla di peringkat ketiga dan Atletico Madrid diposisi keempat, namun keduanya sudah tampil 32 kali sementara Barca baru bermain 31 kali.
Cadiz sendiri keluar dari zona degradasi. Klub berjuluk Los Piratas itu kini menempati posisi 16 klasemen sementara dengan 31 poin dari 32 laga, unggul dua poin dari Mallorca yang ada di batas atas zona merah.
Real Madrid dengan enam laga tersisa hanya perlu tujuh poin untuk mengunci gelar LaLiga sementara bagi Barca, berlaga di Liga Champions bisa jadi pilihan terbaik daripada memikirkan mengejar Los Blancos karena rawan digusur tim dibawah mereka.
“Kami memiliki peluang, lebih dari cukup untuk meraih tiga poin, tetapi kami harus bangkit dari ini dan memikirkan pertandingan berikutnya,” kata Xavi dilansir dari Reuters usai pertandingan pagi tadi.
“Kami harus mengubah bentuk kami sesegera mungkin. Kami telah kembali ke tempat Liga Champions tetapi kami harus terus melaju. Ini adalah pecan yang sangat buruk bagi kami dan kami perlu mengubah dinamika sesegera mungkin," tegasnya.
Selain kekalahan mengejutkan mereka dari Liga Europa di kandang sendiri dari Eintracht Frankfurt pekan lalu, sejatinya Barca sempat menikmati kebangkitan di bawah Xavi dalam beberapa bulan terakhir untuk naik kembali ke perburuan gelar juara.
Mereka tidak hanya menjalani 16 pertandingan tanpa terkalahkan di liga tapi juga memenangkan tujuh pertandingan LaLiga sebelumnya secara berturut-turut, dengan mencetak 22 gol.
Editor: Aspian Nur