Posisi kedua tim tak berubah. Manchester City masih memimpin klasemen dengan 74 poin dari 31 laga, unggul satu poin saja dari Liverpool di urutan kedua.
Usai pertandingan, pelatih City Josep Guardiola mengklaim pertarungan melawan Si Merah seperti laga kelas berat
pertarungan tinju namun City gagal menang KO.
“Kami dapat menggambarkannya seperti pertarungan tinju kelas berat. Permainan yang hebat. Liar. Intensitas permainan benar-benar gila,” kata Guardiola dilansir dari laman Thesun. “Itu adalah pertandingan yang luar biasa dan hasil yang harus kami terima,” imbuhnya.
“Liverpool sangat menyenangkan untuk ditonton, saya tahu ancaman yang mereka miliki dan betapa bagusnya mereka. Tapi kami tampil sangat baik dan saya sangat bangga dengan tim saya,” sebutnya.
Sementara Jurgen Klopp mengakui timnya beruntung bisa menahan City. “Kami beruntung. Kami tahu pada Januari jika kami ingin menang, kami harus memenangkan 18 pertandingan. Sekarang ada tujuh pertandingan tersisa dan kami tidak akan berhenti mengejar (gelar juara),” tegasnya.
Hasil imbang ini jadi modal bagi Liverpool jelang leg kedua perempatfinal Liga Champions menghadapi Benfica di Anfield Stadium tengah pekan nanti, sementara City akan menghadapi Atletico Madrid di waktu yang sama.
Editor: Aspian Nur