Karim Benzema jadi momok bagi tuan rumah karena berhasil menceploskan tiga gol alias memborong semua gol kemenangan 1-3 tim tamu pada pertandingan ini lewat dua sundulan menit 21 dan 24 serta memanfaatkan blunder pertahanan lawan menit 46, sementara satu gol tuan rumah dicetak Kai Havert.
Cederanya pelatih Carlo Ancelotti mewarnai kemenangan Los Rojiblancos. Pria asal Italia berusia 62 tahun itu ditabrak anak asuhnya sendiri, Federico Valverde saat berduel dengan pemain Chelsea Cesar Azpilicueta di tepi lapangan dekat dengan bench Real Madrid.
Pemain berusia 23 tahun asal Uruguay itu membuat Don Carlo harus meringis kesakitan dan ditangani tim medis Madrid. Meski tidak sampai terkapar namun dari reaksi Ancelotti terlihat kalau pria itu merasakan kesakitan sambal membungkuk.
Sementara Valverde tetap bermain dan diganti menit 86 oleh mantan pemain pinjaman Arsenal Dani Ceballos.
Terlepas dari cederanya Ancelotti, yang menarik adalah blunder dari kiper Chelsea Edouard Mendy pada pertandingan ini. Bola operannya yang lemah ke arah Antonio Rudiger di luar kotak 16 gawang Chelsea berhasil direbut Benzema hanya 46 detik memasuki babak kedua. Karena gol itu Chelsea kini harus menghadapi tugas berat membalikkan defisit 3-1 di markas Madrid, Estadio Santiago Bernabeu pekan depan.
Kesalahan Mendy membuatnya kini dibandingkan dengan mantan kiper Liverpool Loris Karius setelah kesalahan mengejutkan juga menghadapi Real Madrid di final Liga Champions tahun 2018 dan Benzema juga pelakunya.
Benzema kini sudah membuat banyak kiper kelas dunia melakukan blunder karena ketajamannya. Selain Karius dan Mendy, kiper Paris Saint-Germain (PSG) Gianluigi Donnaruma dan penjaga gawang Bayern Munchen Sven Ulreich juga melakukan hal yang sama.
Sementara untuk Benzema, pemain 34 tahun itu kini menyamai catatan milik Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sebagai pencetak hattrick. Cristiano Ronaldo (2017), Lionel Messi (2016), dan Luiz Adriano (2014) sudah melakukan hal yang sama dengan Benzema.
Benzema saat ini sudah mengoleksi 11 gol di Liga Champions 2021/2022, unggul satu gol dari 10 gol milik Just Fontaine pada 1958/1959. "Itu adalah gol yang sangat penting. Saya paling senang mencetak gol ketiga karena saya melewatkan satu kesempatan di babak pertama dan saya memikirkan peluang itu karena sangat penting untuk mencetak gol. Kemudian saya mendapat yang lain dan saya sangat senang," kata Benzema seperti dikutip dari BBC usai laga.
Sementara pada laga lain di Estadio de la Ceramica, tuan rumah Villarreal diluar dugaan mampu mengalahkan raksasa Jerman Bayern Munchen dengan skor 1-0 lewat gol Arnaut Danjuma.
Ini menjadi kekalahan pertama Bayern di kandang lawan dalam ajang Liga Champions dalam lima tahun terakhir. Die Roten sebelumnya melalui 25 pertandingan di markas lawan tanpa terkalahkan.
Editor: Aspian Nur