Raksasa Eropa Juventus, Real Madrid dan Paris Saint-Germain adalah klub favorit untuk mendaratkan Pogba sementara klub local Liga Inggris, Newcastle dan Aston Villa, saat ini memantau situasi pemain timnas Perancis berposisi gelandang itu.
“Lima musim terakhir bersama United tidak memuaskan saya, benar-benar tidak sama sekali. Tahun ini sudah selesai, kami tidak akan memenangkan apa pun padahal saat bersama Manchester United atau di klub lain, saya ingin memenangkan trofi,” tegas pemain kelahiran Lagny-sur-Marne, Perancis ini dilansir dari laman Thesun.co.uk Kamis (24/3/2022) hari ini.
Pogba mengungkapkan waktunya di United menjadi sangat buruk terutama saat ditangani Jose Mourinho sehingga dia menjadi depresi.
“Secara pribadi, itu dimulai ketika saya bersama Jose Mourinho di Manchester. Saya bertanya pada diri sendiri apakah saya bersalah, karena belum pernah mengalami saat-saat ini dalam hidup,” paparnya.
Pogba saat ini sedang menjalani tugas internasional dengan Prancis di mana dia selalu merasa lebih nyaman.
“Ini sederhana bersama timnas Perancis, saya bermain di posisi saya, tahu peran saya dan saya merasakan kepercayaan dari pelatih dan para pemain. Itu normal untuk merasakan perbedaan di Manchester United karena sulit untuk konsisten ketika saya sering mengalami perubahan pada posisi atau sistem tim, atau teman satu tim,” paparnya.
“Saya dekat dengan Didier Deschamps (pelatih timnas Perancis), dia memberi saya peran yang saya tahu, tetapi di Manchester United apakah saya benar-benar memiliki peran? Saya mengajukan pertanyaan tetapi saya tidak punya jawaban,” ucap Pogba dengan nada sedih.
Pogba lebih bahagia bersama timnas Perancis. “Kami bergaul dengan sangat baik, kami semua berkomunikasi dan saya yakin jika anda bertanya kepada semua orang, mereka akan memberi tahu hal yang sama. Tim Perancis adalah keluarga dan rumah saya,” ungkapnya.
Tersingkirnya United dari Liga Champions pekan lalu diperparah oleh tindakan criminal yang terjadi di rumahnya pada malam yang sama ketika mereka kalah dari Atletico Madrid. Seorang pengasuh sedang menjaga kedua anaknya di rumah karena perhiasan dan medali pemenang Piala Dunianya dicuri.
“Ada perhiasan ibu dan medali juara dunia saya. Yang paling membuat saya takut adalah dua anak saya berada di rumah bersama pengasuh selama insiden (perampokan) itu terjadi.
Editor: Aspian Nur