Kemenangan yang membuat Xavi pun menjadi pelatih pertama Barca yang menang dengan empat gol atau lebih di markas Real Madrid baik sebagai pelatih maupun sebagai pemain karena sebelumnya di tahun 2009 pernah menang 6-2 di Bernabeu saat masih aktif di lapangan hijau.
Bermain lebih rapi, tuan rumah sudah unggul 0-2 di babak pertama lewat gol Pierre-Emerick Aubameyang dan Ronald Araujo menit 29 dan 38. Pada babak kedua, Real Madrid semakin tak berdaya setelah Ferran Torres ikut menyumbang gol menit 47 dan Aubamyeng mengemas brace menit ke-51 untuk membawa Barcelona menang 4-0.
Auba sendiri sudah mencetak sembilan gol dalam 11 penampilannya bersama Barca sejak hengkang dari Arsenal dan menghadapi Madrid adalah El Clasico perdana bagi Auba di Liga Spanyol.
Tambahan tiga poin membuat Barca duduk di posisi ketiga dengan 54 poin dari 28 laga, sementara Madrid masih di puncak klasemen dengan koleksi 66 poin dari 29 pertandingan.
“Saya senang, ini laga yang harus dinikmati. Barca telah kembali. Kami menunjukkan dapat bertarung melawan tim hebat Real Madrid di stadion mereka. Ini adalah pencapaian yang luar biasa untuk mendorong kami menghadapi laga selanjutnya,” ujar Xavi dilansir dari Reuters usai pertandingan.
“Saya senang karena kami jauh lebih baik daripada Real Madrid. Kami telah memainkan pertandingan yang spektakuler. Saya menikmatinya karena lebih dari sekadar menjadi pelatih Barca, saya adalah pendukung klub ini seumur hidup, jadi ini adalah malam yang tidak akan pernah Anda lupakan," tegas Xavi.
Hasil tersebut memberikan konfirmasi tegas Barca sedang menuju ke arah yang benar setelah kepergian Lionel Messi di akhir musim karena masalah keuangan mereka.
Mereka sempat mencapai titik terendah setelah berada ke urutan kesembilan dalam klasemen ketika Ronald Koeman dipecat sebagai pelatih di awal musim.
Xavi telah menghidupkan kembali Barca, yang telah naik ke posisi ketiga dalam klasemen dan tidak terkalahkan sejak kekalahan perpanjangan waktu mereka oleh Athletic Bilbao di Copa del Rey pada 1 Januari lalu.
Barca sudah mencetak 24 gol dalam tujuh pertandingan terakhir, memperoleh 23 poin dari 27 pertandingan terakhir di liga dan lolos ke perempat final Liga Europa.
“Tentu saja kami tidak menyangka menang dengan torehan gol sebanyak itu, tetapi kami melakukan semua yang kami inginkan sejak awal,” kata kapten Barcelona Sergio Busquets. "Semuanya berjalan sesuai keinginan kami dan kami bisa saja mencetak lebih banyak gol lagi," tegasnya.
Real Madrid sendiri yang sangat merindukan Karim Benzema karena cedera dan tak bermain di pertandingan dini hari tadi, tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhirnya di liga, dengan enam kemenangan.
“Hasilnya mengatakan itu semua,” kata bek Madrid Nacho Fernández. "Kami bermain buruk dan mereka bermain bagus. Tidak ada yang berhasil bagi kami. Itu adalah pertandingan buruk pertama kami musim ini. Mungkin kami terlalu santai karena keunggulan kami di klasemen," ungkap Nacho.
Itu adalah kekalahan kandang pertama Madrid dalam 24 pertandingan liga, sejak kalah dari Levante pada Januari 2021.
Benzema, pencetak gol terbanyak liga dengan 22 gol, tidak bisa bermain karena cedera kaki kiri yang dideritanya dalam pertandingan melawan Mallorca, ketika ia mencetak gol untuk kedelapan kalinya dalam lima pertandingan di semua kompetisi.
Striker Prancis itu mencetak hattrick dalam kemenangan comeback mendebarkan Madrid melawan Paris Saint-Germain pekan lalu di Liga Champions di Bernabéu.
Pelatih Madrid Carlo Ancelotti tidak mengganti Benzema dengan striker lain, melainkan menggunakan Luka Modric di posisi false-nine di lini serang bersama Vinícius Júnior dan Rodrygo.
Madrid nyaris tidak mengancam, dan Ancelotti harus mengubah taktik di babak kedua dengan menempatkan Mariano Díaz di depan, yang juga tidak banyak membantu.
Editor: Aspian Nur