Tertinggal 0-1 setelah Fandi Eko Utomo mencetak gol menit 8, Borneo FC menyamakan skor 1-1 dua menit berselang lewat Wawan Febrianto. Hasil ini membuat Borneo meski bisa melewati Persija Jakarta yang tergusur ke urutan ke-7 dan Borneo naik ke posisi keenam namun margin poin sangat tipis, 39-38.
Meski begitu, pelatih Borneo FC Fakhri Husaini tetap bersyukur dengan hasil yang didapatkan anak asuhnya. Menurutnya, meskipun imbang melawan PSIS setidaknya Borneo FC bisa memangkas jarak dengan peringkat atas dan menjaga jarak dengan peringkat bawah.
"Syukur alhamdulillah, yang pasti hasil imbang lawan PSIS Semarang ini penting bagi Borneo FC," kata Fakhri dilansir dari laman resmi klub Jumat (25/2/2022) hari ini.
Fakhri menilai jika Borneo FC butuh banyak evaluasi. Dalam jeda ke pertandingan selanjutnya nanti, Fakhri akan melakukan banyak evaluasi baik dari segi pertahanan maupun penyerangan.
"Kami butuh banyak evaluasi. Kami banyak kecolongan dan kesulitan mencetak gol," papar Fakhri.
Terkait gagalnya penalti Boaz Solossa, Fakhri menanggapi jika hal itu bisa terjadi pada siapa pun termasuk pemain kelas dunia.
Mantan pelatih Persiba Balikpapan di Liga 2 ini menyadari jika Boaz Solossa tidak sebagus pada masa jayanya selain karena usia, Boaz juga sempat mengalami cedera. “Tapi Boaz sudah bekerja keras. Saya apresiasi tekadnya," tambahnya.
Sementara Wawan Febrianto mengucap syukur dengan hasil imbang ini. “Kami menatap pertandingan berikutnya dengan banyak evaluasi," singkat Wawan.
Borneo FC akan kembali berlaga Senin (28/2/2022) menghadapi Persipura Jayapura sebagai laga pamungkas di bulan Februari yang sudah dilewati dengan hasil dua kemenangan, tiga imbang dan satu kekalahan.
Editor: Aspian Nur