Pelatih Liverpool Juergen Klopp menyanjung tinggi para pemainnya. “Anda tidak akan pernah tahu apakah Anda akan memenangi pertandingan, tapi kami tidak memikirkan soal kemenangan, yang kami pikirkan adalah performa. Performa kami sempurna dan hasil yang didapat adalah hasil dari performa kami,” ucap Klopp di situs resmi klubnya.
Sementara Arsenal dikritik habis dan dianggap kalah tanpa memberi perlawanan.
“Anda bisa saja kalah di Anfield, tapi kenapa selalu Arsenal?” kata legenda Arsenal, Thierry Henry di Sky Sports, sebagaimana dilansir Standard. Henry, yang menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Arsenal dengan 228 gol, mengaku heran melihat penampilan Aaron Ramsey dkk. Ia menilai kekalahan ini tidak bisa diterima.
Manajer Arsene Wenger tidak mau berbicara banyak. “Sejak menit pertama sampai akhir, kami tidak punya teknik atau fisik di level untuk bersaing. Secara keseluruhan, performa tim tidak seperti yang saya inginkan,” ucap Wenger.
Kekalahan ini menggenapi hasil serupa di kandang Stoke City pekan lalu, di mana Arsenal kalah 0-1. Tak ayal, nyanyian ‘Wenger Out’ atau seruan mundur pada Wenger kembali terdengar. Sejatinya seruan agar Wenger meninggalkan Arsenal sudah terdengar sejak musim lalu. Suporter The Gunners merasa sudah saatnya bagi Wenger untuk pergi dari klub yang sudah dilatihnya selama 21 tahun. “Kami tidak ingin menanggapinya, itu adalah ekspresi dari beberapa orang,” kata Wenger. “Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan adalah bangkit dan membuat penampilan mereka ke level yang lebih baik lagi,” manajer asal Prancis itu berharap. (dts)