Wasit Mike Dean tak melihat namun wasit di layar VAR memberikan informasi mengenai insiden itu yang membuat wajah pemain asal Jepang itu terluka karena terkena sepatu Ben. Permainan awalnya tetap berlanjut hingga bola melewati garis tepi lapangan dan VAR beraksi untuk melihat apakah tekel tersebut kemungkinan akan diberi kartu merah.
Mike Dean menghentikan pertandingan, pergi ke layar monitor untuk mengamati apa yang terjadi antara dua pemain dan mereka menyimpulkan insiden itu bahkan tak layak mendapat kartu kuning. Wajar kalau Mikel Arteta sebagai pelatih Arsenal geram dan fans Tim Meriam London pun membagikan video momen itu di media sosial.
Gary Neville dan Jamie Carragher yang jadi komentator pertandingan menanggapi kejadian itu sebagai sebuah kelalaian. “Kami pikir dia (Ben) pasti bermaksud seperti itu (menginjak Tomiyasu). Dia menyadari apa yang telah dia lakukan tapi berdalih itu tidak disengaja,” kata Neville dilansir dari laman Dailymail.co.uk hari ini.
“Sebagai pemain profesional, pasti 100 persen dia bermaksud seperti itu, namun saya dapat melihat mengapa VAR mengabaikan karena melihat itu bukan sebuah kesengajaan dan kami tidak dapat membuktikannya,” imbuhnya.
Carragher menambahkan kalau Ben sangat beruntung. “Dia beruntung karena seharusnya mendapat setidaknya kartu kuning,” ujar Carra. Penggemar Arsenal sangat marah dan bersuara di Twitter. “Benar-benar memalukan apa yang dilakukan Ben Godfrey. Dia melihat ke arah Tomiyasu, lalu membuang muka begitu menginjak. Seharusnya itu adalah kartu merah,” tulis @MrLiamArnold.
Pada laga ini, penyerang Arsenal Martin Odegaard membuat timnya unggul di injury time babak pertama, disamakan pemain asal Brasil Richarlison pada babak kedua menit 79 sampai akhirnya Demaray Gray jadi penentu kemenangan The Toffees menit 92 lewat gol yang dicetaknya.
Editor: Aspian Nur