Julian sejatinya bukan orang asing bagi Madrid, karena meski lahir di Calchín, Argentina tapi sempat menetap di Ibu Kota Spanyol itu saat masih kecil bahkan bergabung dengan akademi klub Los Blancos.
"Dia sempat menghabiskan satu bulan di Madrid, membuat perbedaan yang membuat dia jadi incaran banyak klub," kenang Claudio Gorgerino, Wali Kota Calchín dilansir dari laman Marca.com Kamis (18/11/2021) hari ini.
Sayangnya Julian tak bisa menetap lama di Madrid. "Dia harus menunggu sampai berusia 16 tahun untuk kembali. Jika ada peraturan yang sama seperti ketika Messi tiba di Barcelona, Julian akan menjadi pesepakbola Real Madrid," kata Piero Foglia, seorang perekrut bakat di Argentina.
Julian Alvarez sendiri sudah melakoni debut bersama timnas Argentina dan memiliki menit bermain saat Tim Tango menghadapi Uruguay dan Brasil pada kualifikasi Piala Dunia 2022 pekan lalu.
Pemain bernomor punggung 8 itu masuk menggantikan Angel Di María di pertandingan terakhir dan bermain di sayap kanan, tidak di posisinya yang biasa, yaitu penyerang tengah.
Dijuluki El Araña , Julián Alvarez saat ini adalah pemain yang paling diinginkan banyak klub sepakbola dunia.
Tak hanya Real Madrid, klub seperti Juventus, AC Milan dan Inter Milan juga Atlético Madrid mengincar Julian.
Madrid yang sebenarnya berharap bisa mendatangkan Kylian Mbappé, tidak mengabaikan pasar untuk pemain depan muda, untuk mengantisipasi akan ada pembaruan pemain depan dalam jangka pendek.
Luka Jovic bisa pergi pada bulan Januari dan Mariano Diaz di bursa musim panas sehingga kehadiran Julian tentu sangat diharapkan untuk menggantikan mereka.
Editor: Aspian Nur