Menjamu wakil Serie A Italia itu didepan pendukung sendiri, United diluar dugaan tertinggal 0-2 lewat tendangan Mario Pasalic menit 15 dan sundulan Merih Demiral menit 29.
Dibabak kedua, pelatih Ole Gunnar Solskjaer mengubah strategi dengan tampil lebih impresif. Hasilnya Marcus Rashford mempertipis ketinggalan menit 53 dan gol Harry Maguire menit 75 membuat skor imbang 2-2 sampai akhirnya Ronaldo memastikan kemenangan jadi 3-2 dari sundulan kepala menit 81.
Kemenangan membuat Red Devils mengambil alih puncak klasemen dengan 6 poin hasil dua kemenangan dan sekali kalah, menggeser Atalanta yang melorot ke urutan kedua dengan 4 poin, sama dengan Villarreal yang membuntuti di urutan ketiga yang di laga lain menang 1-4 atas Young Boys.
Dilansir dari laman Dailymail.co.uk, Ole Gunnar Solskjaer langsung meminta para pengkritik Ronaldo untuk melihat pertandingan ini.
Sebelumnya, mantan pemain United Gary Neville mengkritik penampilan kapten timnas Portugal itu yang dinilai malas dan tak mau membantu pertahanan. ”Kalau yang ingin mengkritiknya karena usaha dan tingkat kerjanya, lihat saja pertandingan ini. Perhatikan bagaimana dia bermain," kata Solskjaer.
Whoscored mencatat, Ronaldo membantu pertahanan dengan dua kali sapuan. Catatan itu paling banyak di antara pemain gelandang dan striker MU lainnya.
“Dia melakukan semua yang harus dilakukan penyerang tengah, memimpin lini depan dan bertahan,” paparnya.
Kemenangan dramatis mengangkat tekanan pada Solskjaer menyusul empat kekalahan dalam tujuh pertandingan. Dia bereaksi dengan marah ketika disarankan kemenangan di laga ini membuktikan tim bermain untuknya. "Jangan pernah memulai, jangan menghina mereka. Mereka bermain untuk United,” tegasnya.
Sementara Ronaldo sendiri merasa senang bisa membuat timnya menang. “Ini Theatre of Dreams, kami bermain dengan semangat tinggi dan pantang menyerah,” kata Ronaldo di media social Twitter pribadinya.
Editor: Aspian Nur