Tak sekadar menang, penyerang Liverpool Mo Salah menorehkan sejarah di laga ini dengan dua gol yang dicetaknya, membuat pria asal Mesir ini jadi pemain Liverpool pertama yang mencetak gol dalam sembilan pertandingan berturut-turut, sebuah pencapaian luar biasa dari bomber The Reds
Hanya dalam tempo 13 menit, tim tamu sudah unggul 0-2 lewat gol Salah menit kesembilan dan sepakan keras Naby Keita empat menit berselang.
Atletico bangkit dengan mencetak gol menit ke-20 dari tendangan Antoine Griezmann, disusul gol keduanya menit ke-38. Sayangnya, Griezmann justru di kartu merah pada laga ini menit 52 setelah mengangkat kaki terlalu tinggi dan sepatunya mengenai wajah penyerang Liverpool Roberto Firmino. Keunggulan jumlah pemain membuat Liverpool akhirnya mampu terus menyerang dan membuahkan hasil via penalty Salah menit ke-78.
Tiga poin dikantungi sekaligus mengukuhkan posisi Liverpool di puncak klasemen grup dengan sembilan poin dari tiga laga. Hasil yang berarti besar untuk Liverpool dalam upaya lolos ke 16 besar sekaligus menghapus catatan kurang manis setiap berjumpa Atletico karena tak pernah menang.
Dari empat pertemuan dengan Atletico di Liga Champions, Liverpool cuma bisa meraih dua imbang dan dua kekalahan. Dua kekalahan diderita di babak 16 besar 2019/2020.
Liverpool tersingkir secara dramatis di babak extra time meski sempat unggul 2-0 duluan. Dari total enam pertemuan di seluruh kompetisi, Liverpool cuma menang sekali yakni di leg pertama semifinal Liga Europa 2009/2010.
"Laga yang sulit, tapi kami sudah yakin bisa menang karena bisa membuat dua gol indah. Kami bermain solid sepanjang babak kedua, sangat intens untuk kedua tim," ujar manajer Liverpool Juergen Klopp dilansir dari laman resmi UEFA.
Sayangnya laga ternoda dengan ulah pelatih Atletico Diego Simeone yang langsung berlari masuk lorong menuju ruang ganti dan menolak jabat tangan Klopp padahal sudah mendatanginya hingga ke lorong tersebut.
“Tentu saya tidak suka dengan hal itu, karena saya berusaha bersahabat dengan dirinya, tapi saya yakin dia tak marah dengan saya tapi dengan hasil laga yang mengecewakan ini. Selanjunya kami akan bertemu dan saya akan berjabat tangan lagi dengan dia,” ujar Klopp.
Someone sendiri enggan membahas hal itu dan focus pada hasil laga.
“Ini pertandingan sengit. Kami tidak mengawali laga seperti yang kami inginkan. Kami memiliki peluang terbaik di babak kedua, tapi kiper mereka (Alisson Becker) melakukan penyelamatan terbaik.” paparnya
Sementara di laga lain, AC Milan kembali menelan kekalahan ketiga di Liga Champions musim ini. Setelah dikalahkan Liverpool 2-3 dan Atletico 1-2, giliran FC Porto yang menumbangkan Rosonerri 0-1 di grup B ini. Satu-satunya gol tuan rumah dicetak Luiz Diaz menit 65.
Milan pun terpuruk di dasar klasemen tanpa poin dan penampilan mereka berbanding terbalik dengan di Serie A dimana anak asuh Stefano Pioli tak pernah tersentuh kekalahan dan bercokol di posisi kedua klasemen Liga Italia.
Hasil yang sangat mengecewakan tentunya bagi fans Milan karena di Liga Champions musim ini merupakan come back mereka setelah tujuh tahun tak tampil di kasta tertinggi sepakbola antarklub Eropa.
"Kami tidak memulai dengan baik, tidak menahan bola dengan baik, dan tidak menciptakan cukup peluang. Tim imbang dan kompetitif, tapi performanya bukan yang terbaik dan di level ini, jika Anda tidak tajam baik saat menyerang dan bertahan, Anda akan menderita. Porto tampil lebih baik daripada kami," kata Pioli usai pertandingan.
Editor: Aspian Nur