Pertandingan bakal berlangsung di markas AC Milan, Stadion San Siro, yang tentu saja jadi keuntungan besar bagi Italia karena jadi tuan rumah dan mendapat dukungan fans mereka yang masih merasakan euphoria juara Piala Eropa 2020 bulan Juni 2021 lalu.
Namun Spanyol mengusung ambisi revans alias balas dendam karena sebelum Gli Azzurri jadi kampiun Piala Eropa 2020, La Furia Roja adalah negara yang dikalahkan di semi final via drama adu penalty 4-2 di Stadion Wembley, Inggris.
Memenangi UEFA Nations League tentu bisa jadi pelengkap sempurna bagi Italia yang ditangani pelatih Roberto Mancini, mengingat partai final akan kembali digelar di stadion yang sama 11 Oktober pekan depan. Namun siapa pun pemenang dari semi final nanti, mereka harus berhadapan dengan pemenang antara Belgia kontra Prancis pada semi final lainnya yang berlaga Jumat (8/10/2021) dini hari lusa.
“Kami memang pernah mengalahkan Spanyol di Piala Eropa, tapi itu lewat adu penalty. Sekarang tentu akan berbeda dan kami harus lebih waspada,” kata gelandang Italia Frederico Bernadeschi dilansir dari laman Marca.com. “Kami sudah menunjukkan seberapa jauh perkembangan kami selama tiga tahun ini, bukan cuma sejak Piala Eropa 2020 dimulai," imbuhnya.
Diakui pemain Juventus itu, bermain di San Siro bakal membuat mereka bisa tampil lebih bersemangat. "Kehadiran suporter akan memberikan dorongan ekstra dan segalanya akan lebih indah," paparnya.
Sementara pelatih Spanyol Luis Enrique mengaku sudah tidak sabar menghadapi Italia.
“Kami sudah melupakan momen kegagalan di Piala Eropa 2020 dari mereka, sekarang ada kesempatan untuk membalas tentu kami berharap bisa melakukannya,” kata Enrique. “Akan menjadi pertandingan yang sangat menarik, untuk melihat performa seperti apa yang mampu kami hasilkan di depan penonton mayoritas Italia dan melawan juara bertahan Eropa,” tegasnya.
Italia tak diperkuat pemain Lazio Ciro Immobile yang mengalami cedera. Mousa Kean jadi pilihan bagi Roberto Mancini sebagai arsitek tim untuk mengisi lini depan, dengan Lorenzo Insigne dan Frederico Chiesa disokong gelandang berdarah Brasil Jorginho.
Sementara Spanyol mengandalkan pemain Atletico Madrid Koke sebagai motor serangan dari lini tengah.
Perkiraan Susunan Pemain:
Italia (4-3-3): Donnarumma; Emerson, Chiellini, Bonucci, Di Lorenzo; Verratti, Jorginho, Barella; Insigne, Kean, Chiesa.
Pelatih: Roberto Mancini.
Spanyol (4-3-3): Simon; Reguillon, Pau Torres, Laporte, Azpilicueta; Gavi, Busquets, Koke; Oyarzabal, Ferran Torres, Sarabia.
Pelatih: Luis Enrique
Editor: Aspian Nur