Gol perdana yang spesial bagi Daniel karena disaksikan sang ayah dan membuat timnya meraih kemenangan 1-2 atas Spezia di Stadion Alberto Picco juga mengangkat posisi Milan sebagai pemuncak klasemen sementara.
Daniel yang berusia 19 tahun itu kini mengikuti jejak Cesare dan Paolo Maldini, dua pemain hebat sekaligus legenda AC Milan dan timnas Italia setelah mencetak gol menit ke-48 lewat sundulan kepala.
"Daniel memiliki bakat, teknik, dia membaca permainan dengan baik dan tahu bagaimana mengintegrasikan dirinya," kata pelatih Milan Stefano Pioli kepada DAZN usai pertandingan dilansir dari laman Dailymail.co.uk.
Daniel jadi generasi ketiga keluarganya yang mencetak gol untuk klub setelah kakeknya Cesare dan ayahnya Paolo, keduanya mantan juara Italia dan Eropa bersama Rossoneri.
Stefano Pioli memilih untuk memberikan Daniel debut di laga ini setelah timnya melewati empat pertandingan yang melelahkan dalam 10 hari.
Keputusannya berbuah manis saat Daniel di depan gawang dan menyundul umpan silang Pierre Kalulu membuka gol di babak kedua.
Gol tersebut tercipta 13 tahun 179 hari setelah gol terakhir Paolo di Serie A pada 2008, sementara Cesare terakhir mencapainya 60 tahun 22 hari lalu pada 1961.
Paolo Maldini yang berseri-seri, yang sekarang menjadi direktur teknik di Milan, berada di tribun untuk merayakan pencapaian putranya dan Pioli memiliki beberapa saran untuk anak muda itu setelah pertandingan.
“Dia harus sedikit lebih cepat. Hari ini (gelandang Spezia) Mehdi Bourabia mengikutinya dari dekat dan dia seharusnya berada beberapa meter darinya," jelas Pioli.
“Dia hanya bisa berkembang dan dia memiliki segalanya untuk dilakukan dengan baik di masa depan,” imbuhnya.
Tendangan Daniele Verde membuat tim tuan rumah menyamakan kedudukan pada laga ini tetapi gol menit akhir dari pemain pengganti Brahim Diaz mengembalikan keunggulan Milan.
AC Milan di posisi teratas dengan 16 poin sementara Spezia berada di urutan ke-17 dengan empat poin.
“Pertandingan yang sulit. Mereka bermain bagus tetapi kami berjuang bersama dan melakukan apa yang selalu kami lakukan. Saya senang untuk semua orang, sulit untuk menang di sini, tetapi kami berhasil," kata Brahim Diaz menambahkan.
Editor: Aspian Nur