Kepastian Inggris menghadapi Italia yang sudah menunggu di partai puncak diperoleh setelah anak asuh Gareth Southgate mengalahkan tim underdog Denmark dalam semi final yang berlangsung Kamis (8/7/2021) dini hari tadi di Wembley Stadium, London.
The Danish Dynamite, julukan Denmark, sejatinya unggul duluan menit ke-30 lewat sepakan sensasional Mikkel Damsgaard yang bolanya tak mampu dihalau kiper Jordan Pickford di bawah mistar gawang Inggris.
Namun hanya sembian menit berselang, tuan rumah menyamakan skor setelah crossing Bukayo Saka salah diantisipasi bek sekaligus kapten tim Denmark, Simon Kjaer yang masuk ke gawang sendiri. Skor 1-1 bertahan sampai turun minum.
Dalam tambahan waktu 2x15 menit, Inggris mendapat hadiah penalty setelah Raheem Sterling dilanggar dua pemain belakang Denmark.
Harry Kane yang jadi eksekutor sempat gagal pada kesempatan pertama karena tendangannya berhasil dihalau kiper Kasper Schmeichel namun bola kembali mengarah kepada Kane yang langsung menyambar dan mencetak gol kedua Inggris sekaligus memastikan kemenangan negaranya.
Sukses melaju ke final jadi sejarah bagi Inggris karena sebelumnya mereka sudah beberapa kali menembus semi final namun tak mampu lolos ke final setelah tahun 1966 silam dimana Jerman yang mereka hadapi saat itu.
“Luar biasa, kami harus melewati pertandingan sepanjang 120 menit untuk menang. Dukungan supporter di Wembley membuat pemain bertanding dengan semangat tinggi. Kami harus berterima kasih kepada fans kami,” kata Southgate dikutip dari laman dailymail.com
Inggris di laga final berhadapan dengan Italia di stadion yang sama Senin (12/7/2021) dini hari nanti, namun Southgate enggan berbicara lebih jauh. “Menghadapi Italia, tentu jadi laga yang fantastis, tapi kami ingin menikmati kemenangan ini dulu, setelahnya baru berkonsentrasi untuk final,” tegasnya.
Sementara Denmark merasa dirugikan oleh keputusan wasit yang memberikan penalty kepada Inggris sampai akhirnya mereka kalah.
VAR sempat meninjau keputusan wasit asal Belanda, Danny Makkelie kala Sterling terjatuh di area terlarang dan Joakim Maehle tidak terlihat jelas melakukan kontak dengan Sterling dimana ada Mathias Jensen yang juga berdekatan dengan rekannya itu.
Jagat media sosial pun mempertanyakan hadiah penalti kepada Inggris itu. "Penalti yang tidak pantas," tulis akun @idksuus. “VAR tutup mata," tulis @LeoulPrince7.
Media Spanyol AS bahkan menyebut Sterling sebgai pemain yang ahli diving dalam momen itu.
"Kami hampir mencapai final, tapi permainan ditentukan seperti ini," pelatih Denmark Kasper Hjulmand “Kami kecewa karena itu harusnya bukan penalty. Kalah hal biasa tapi kalah seperti ini tentu kami sangat kecewa," tegasnya.
Southgate menanggapi tudingan negative itu. “Ada VAR, apa lagi yang diperdebatkan. Wasit melihat ulang dan mengambil keputusan, kami patuh untuk itu,” ujar Southgate.
Penulis/Editor: Aspian Nur