Unggul cepat pada menit kedelapan lewat gol bunuh diri Denis Zakaria yang salah mengantisipasi tendangan pemain Spanyol Jordi Alba, Spanyol sepertinya bakal menang mudah. Tapi, Swiss setelahnya mampu bertahan dengan baik dan meredam setiap serangan Spanyol bahkan berhasil menyamakan skor 1-1 lewat gol menit ke-68 Xherdan Shaqiri.
Menit ke-77 pemain Swiss Remo Freuler mendapat kartu merah usai melakukan pelanggaran keras. Nyatanya, kekurangan pemain lawan tak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Spanyol.
Tak ada gol lagi tercipta hingga 120 menit laga tuntas. Ketangguhan Swiss ada pada kiper mereka Yann Sommer yang mampu mematahkan setiap peluang emas Spanyol untuk mencetak gol.
Dalam drama adu penalti, dua penendang Spanyol sempat gagal, yakni Sergio Busquets dan Rodri.
Dari Swiss, ada tiga eksekutor gagal sebelum eksekusi Mikel Oryazabal memastikan kemenangan 3-1 dalam drama adu penalti.
Bagi Spanyol, lolos ke fase krusial lewat adu penalty sepertinya sudah menjadi biasa. Pada adu penalti terakhir La Furia Roja di Piala Dunia 2018 mereka dikalahkan Rusia namun sebelumnya ada enam pertandingan dari 10 laga yang dilewati dimenangkan lewat adu tos-tosan ini.
"Semua bekerja dengan baik dan kami tetap merasa tenang saat adu penalty berlangsung, itu jadi kunci,” ujar Luis Enrique, pelatih Spanyol dikutip dari dailymail.
"Harusnya sih tidak sampai adu penalty dan kami bisa tuntaskan laga lebih cepat, tapi inilah sepakbola,” kata kiper Spanyol Unai Simon.
Penulis/Editor: Aspian Nur