Mantan gelandang Tottenham Hotspur yang mengantarkan Inter Milan juara Serie A Italia musim 2020/2021 itu membutuhkan waktu sekitar 13 menit bantuan tim medis setelah pingsan sebelum turun minum tetapi dibawa ke rumah sakit dalam kondisi stabil.. “Saya berterima kasih kepada semua yang mendoakan saya,” imbuhnya.
Sebelumnya rekan satu tim pemain 29 tahun itu, Pierre-Emile Hojbjerg, mengungkapkan dirinya melihat kondisi Eriksen dengan bola mata yang semuanya putih saat tak sadarkan diri di atas lapangan. Bahkan penyerang Martin Braithwaite yang membela Barcelona menyatakan kalimat lebih ekstrem.
“Kami akan kehilangan seorang teman dan rekan setim,” ujarnya saat itu dengan nada sedih. Eriksen sendiri menegaskan dirinya tak akan menyerah. 'Terima kasih, saya tidak akan menyerah. Saya merasa lebih baik sekarang tetapi saya ingin memahami apa yang terjadi. Sekali lagi saya ingin mengucapkan terima kasih atas semua yang Anda lakukan untuk saya." sebutnya
Eriksen sudah melakukan kontak dengan rekan satu timnya di timnas Denmark dan Inter Milan melalui panggilan FaceTime setelah dinyatakan sembuh. Eriksen tetap di rumah sakit di Kopenhagen bersama istrinya Sabrina dan orangtua, Thomas-Dorthe.
"Sekarang dia hanya perlu istirahat bersama keluarganya.Dia akan tetap di bawah pengawasan. Tapi bagaimanapun dia ingin menyemangati rekan satu timnya melawan Belgian anti,” sebut Thomas.
Dokter tim Denmark Morten Boesen sebelumnya sudah mengkonfirmasi kondisi Eriksen. "Kami melakukan resusitasi jantung, itu adalah serangan jantung tapi kami tidak memiliki penjelasan mengapa itu terjadi," paparnya.
Editor: Aspian Nur