Di Stadion Alfredo Di Stefano, Los Blancos dikejutkan dengan gol tuan rumah yang dicetak Yeremi Pino di menit ke-20, membuat tuan rumah tertinggal 0-1 dibabak pertama. Pada Babak kedua, setelah gol sundulannya sempat dianulir wasit, Karim Benzema akhirnya menyamakan skor 1-1 pada kesempatan kedua menit ke-87.
Gelandang asal Kroasia Luka Modric memastikan kemenangan Madrid setelah mencetak gol kedua di injury time. Madrid yang notabene juara musim lalu finish di posisi kedua klasemen Liga Spanyol dengan 84 poin, kalah dua angka dari Atletico yang jadi juara.
Kegagalan meraih titel LaLiga membuat Real Madrid musim ini tanpa gelar satu pun padahal ambisi anak asuh Zinedine Zidane memburu empat trofi musim ini yaitu Copa Del Rey (Piala Raja Spanyol), Piala Super Spanyol, Liga Champions dan LaLiga Primera. Semua kompetisi itu dilewati Madrid tanpa raihan juara.
Ini membuat Real Madrid untuk pertama kalinya dalam 11 tahun tanpa gelar juara. “Suasana hati saya hancur, itulah jawaban saya mengenai musim ini,” kata Zidane usai laga dikutip dari dailymail. "Sekarang kami harus tenang, menata diri sambil menunggu apa yang akan terjadi nanti," imbuhnya.
Sementara Barcelona yang sudah pasti tak bisa bersaing dalam perebutan gelar juara sejak pekan ke-36 hanya bisa dihibur oleh Lionel Messi yang jadi top skor kompetisi domestik. Messi menjadi top skor dengan 30 gol. Mess,i unggul tujuh gol dari Karim Benzema (Real Madrid) dan Gerard Moreno (Villarreal). Mantan rekan setim Messi, Luis Suarez hanya mencetak 21 golnya.
Bagi Messi, sukses ini membuat namanya terukir dalam sejarah La Liga lagi karena jadi pemain pertama yang mampu menjadi top skor La Liga selama lima musim beruntun. Messi melewati catatan Alfredo Di Stefano and Hugo Senchez, legenda Real Madrid yang punya catatan empat musim beruntun menjadi top skor. Saat menghadapi Eibar, satu-satunya gol kemenangan tim tamu di Estadio Municipal De Ipurua dicetak Antoine Griezmann.
Barcelona finish di peringkat ketiga dengan 79 poin dari 38 pertandingan, terpaut tujuh poin dari Atletico Madrid yang jadi juara. "Kami tetap kecewa meski meraih tiket ke Liga Champions. Kami terpeleset di beberapa pertandingan penting yang krusial, itu saja masalahnya,” papar Griezmann.
"Selamat untuk Atletico. Saya ikut senang untuk mereka, Cholo (Diego Simeone), Koke, semua teman saya di sana, mereka layak mendapatkannya," kata Griezmann yang mantan pemain Atletico Madrid ini.
Editor: Aspian Nur