Di babak kedua, Leicester berhasil memecah kebuntuan di menit ke-63. Tendangan jarak jauh Youri Tielemans ke arah kiri atas tak mampu diantisipasi Kepa Arrizabalaga. Chelsea berusaha keras untuk membalas ketinggalan, namun penampilan gemilang Kasper Smeichel di bawah mistar gawang mampu membuat lawan frustrasi.
Chelsea sempat menyamakan kedudukan di menit ke-89 melalui Chilwell. Namun gol tersebut dianulir setelah wasit melihat VAR. Chilwell sudah lebih dulu terperangkap offside sebelum mencetak gol. Skor 1-0 untuk kemenangan Leicester bertahan hingga laga usai.
The Foxes berhak menyandang gelar juara Piala FA usai menaklukkan tim favorit Chelsea. Sejak awal skuad arahan Thomas Tuchel diunggulkan menang mengingat keberhasilan mereka lolos ke final Liga Champions.
Susunan pemain
Chelsea XI (3-4-3): Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta (c), Thiago Silva, Antonio Rudiger; Reece James, N'Golo Kante, Jorginho, Marcos Alonso; Hakim Ziyech, Timo Werner, Mason Mount.
Leicester City XI (3-4-1-2): Kasper Schmeichel (c); Wesley Fofana, Jonny Evans, Caglar Soyuncu; Timothy Castagne, Youri Tielemans, Wilfred Ndidi, Luke Thomas; Ayoze Perez; Kelechi Iheanacho, Jamie Vardy.
Editor : Bambang Irawan
Berita ini sudah tayang di CNNIndonesia.com hari Minggu 16 Mei 2021 dengan judul : Leicester City Juara Piala FA Usai Bungkam Chelsea