Sejatinya tambahan tiga angka bisa membuat Blaugrana menggeser Atletico di posisi teratas klasemen, namun Lionel Messi dkk hanya bisa menggusur Real Madrid dari urutan kedua, itupun kemungkinan hanya selama dua hari, karena Madrid berpeluang kembali ke posisi kedua kalau bisa mengalahkan Granada sementara jarak dengan Atletico bisa semakin jauh kalau Luis Suarez dkk bisa mengalahkan Real Sociedad di Wanda Metropolitano dini hari nanti.
Saat ini Barca mengemas 76 poin, unggul satu poin dari Madrid (75) dan Atletico (77). Dengan dua sisa laga, kalau dua rival mereka sukses meraih kemenangan artinya anak asuh Ronald Koeman harus mengucapkan adios alias selamat tinggal kepada trofi juara Liga Spanyol musim 2020/2021. Barca unggul 0-2 lebih dulu lewat gol keren Lionel Messi menit 25 dan Pedri sembilan menit berselang.
Namun di babak kedua tuan rumah mampu menyamakan skor hanya dalam waktu dua menit lewat sundulan Gonzalo Melero di menit ke-57 dan Jose Morales menit 59. Gol ketiga penyerang Barca Ousmane Dembele menit ke-84 kembali dapat disamakan Levante dari sontekan Sergio Leon tujuh menit sebelum waktu normal berakhir. Skor 3-3 menjadi penutup pertandingan.
“Kami tak bisa mempertahankan performa permainan dibabak kedua. Kesalahan dan tekanan membuat tim ini harus gagal mendapatkan tiga angka,” kata Koeman. “Pertahanan kami tak mampu menahan kecepatan Levante. Kami dalam situasi sulit saat harus menang di tiga laga sisa tapi saya paling bertanggung jawab untuk hasil ini,” papar Koeman.
Barca selanjutnya menghadapi Celta Vigo dan Eibar dalam dua pertandingan sisa. Sembari berharap Atletico dan Madrid terpeleset, setidaknya tim dari Catalan harus focus memenangkan dua pertandingan tersebut mengingat hasil imbang melawan Levante jadi yang kedua beruntun setelah sebelumnya ditahan Atletico 0-0 di Camp Nou pekan lalu.
Editor: Aspian Nur