Burnley membuka keunggulan pada menit ke-35 lewat Ashley Westwood digandakan Chris Wood semenit jelang turun minum. Tendangan voli Wood mengarah ke pojok atas gawang Fulham untuk memberi Burnley keunggulan 2-0 dan bertahan hingga bubaran.
The Cottagers, julukan Fulham, menempati peringkat ke-18 dengan 27 poin dan tidak mungkin mengejar defisit 10 poin dari zona aman dengan tiga pertandingan tersisa. Sementara Burnley aman di Premier League dan naik ke peringkat ke-14 dengan 39 poin.
Pelatih Fulham Scott Parker mengakui dirinya terluka dan patah semangat dengan hasil ini. Degradasi musim ini jadi yang kedua bagi Fulham setelah musim 2007-2008 atau 13 tahun silam dimana saat itu mereka kalah di laga penentu di kandang sendiri.
"Saya terluka dan patah hati, para pemain juga. Kami sudah berjuang dan mencoba dengan segala daya untuk bertahan, tapi kami tak kuasa," kata Parker.
Fulham hanya berhasil mencetak sembilan gol di kandang sepanjang musim di Liga Premier dan Parker mengakui performa yang tak biasa dari timnya. “Tak ada yang bisa disalahkan, semua sudah berjuang dan saya bertanggungjawab atas hasil ini,” tegasnya.
Sementara manajer Burnley Sean Dyche bersimpati atas terdegradasinya Fulham. “Saya tidak berpikir ada manajer yang menginginkan hal ini terjadi, kami sangat bersimpati dengan apa yang mereka alami dan mereka rasakan," kata Dyche.
Editor: Aspian Nur