Di Kota Manchester, tuan rumah yang sempat unggul 1-0 lewat gol yang dicetak Bruno Fernandes menit ke-9 tertinggal 1-2 setelah Giallorossi menyamakan skor via penalty Lonrezo Pellegrini dan gol Edin Dzeko. Skor 1-2 bertahan sampai turun minum.
Dibabak kedua, Manchester United menyamakan skor 2-2 lewat Edinson Cavani menit 48 dan kembali mencetak gol menit 64, setelah itu berurutan via penalti Bruno Fernandes menit 71, Paul Pogba menit 75 dan pemain yang baru masuk dibabak kedua, Mason Greenwood menit 86. Red Devils pun menutup laga dengan kemenangan telak 6-2.
Leg kedua di Estadio Olimpico pekan depan meringankan langkah United karena bermain imbang atau tak kalah lebih dari dua gol sudah memastikan mereka ke final. Sementara Roma harus menang tiga gol tanpa balas kalau mau merebut tiket ke partai puncak dari United.
“Mental berbicara, karena kami tertinggal tapi berbalik unggul dengan skor besar. Fokus dan ketenangan jadi kunci di pertandingan ini,” ujar Bruno Fernandes usai laga dilansir dari laman dailymail.
Manajer United Ole Gunnar Solskjaer mengingatkan anak asuhnya untuk tidak merasa tinggi hati dengan hasil ini. “Jangan berpikir kami sudah ke final, masih ada laga kedua di Roma yang harus kami amankan. Tapi hasil hari ini membuat kami lebih percaya diri menuju Roma,” kata Ole.
Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca tak habis piker timnya bisa kalah dengan jumlah gol yang banyak. Bagi Fonseca, kebobolan lima gol setelah jeda sangat sulit diterima. “Sulit untuk menjelaskannya. Kami bermain baik di babak pertama, unggul, setelah itu lawan mencetak lima gol ke gawang kami, tentu saya sangat kecewa,” ujar Fonseca.
Mantan pemain Manchester United yang juga bek AS Roma, Chris Smalling juga merasa kecewa berat. “Ini sangat mengecewakan. Saya sangat kecewa karena kami tidak membuat lebih banyak keunggulan saat jeda,” ujar Smalling.
Dari Spanyol, Arsenal kalah dari tuan rumah Villarreal 2-0 dibabak pertama lewat gol Manu Trigueros menit keempat dan Raul Albiol menit 29. Baru dibabak kedua The Gunners mampu menipiskan ketinggalan 2-1 via eksekusi penalti Nicolas Pepe menit 73. Laga ini diwarnai dua kartu merah, satu untuk pemain Arsenal Dani Ceballos yang diusir wasit menit ke-58, sementara Villarreal kehilangan Etienne Capoue akibat kartu kuning kedua di menit ke-80.
Meski kalah namun Arsenal masih memiliki asa lolos ke final kalau pada leg kedua pekan depan bisa menang sebiji gol tanpa balas dari The Yellow Submarine di Emirates Stadium.
Wajar kalau Unai Emery sangat gembira dengan kemenangan ini.
“Kami lebih baik, bermain dengan impresif. Harusnya kami bisa mencetak gol ketiga kalau tidak ada kartu merah tapi setidaknya kemenangan lebih penting dari apapun juga,” tegas Emery yang sempat jadi pelatih Arsenal ini.
Gelandang Villarreal Francis Coquelin antusias mengunjungi Inggris dengan bekal kemenangan dari kandang. “Saya tidak sabar untuk kembali ke London bermain melawan klub lama saya untuk pertama kalinya – kami perlu mencoba untuk berakhir di final di Polandia,” ujar Coquelin yang juga mantan pemain Tim Meriam London.
Sementara Mikel Arteta, manajer Arsenal, menerima hasil ini. “Siapa pun tak ingin kalah, jadi kami terima hasil ini. Masih ada leg kedua di London yang harus kami menangkan. Kami tetap yakin bisa tampil ke final,” tegas Arteta.
Editor: Aspian Nur