PSG berhasil menyingkirkan juara bertahan Bayern Munchen sementara Chelsea mengeleminasi FC Porto Rabu (14 /4/2021) dini hari tadi.
Baik Les Parisiens maupun The Blues sama-sama diuntungkan dengan kemenangan pada leg pertama. PSG menang 2-3 di markas Bayern sementara Chelsea menang 0-2 di Sevilla yang jadi markas Porto. Nyatanya, pada leg kedua dini hari tadi, mereka sama-sama kalah dengan skor identic, 1-0.
Di Parc des Princes, PSG kalah tipis lewat gol Eric Maxim Choupo-Moting di menit ke-40, namun dengan aggregate 3-3 tim Ligue 1 itu tetap lolos karena menang produktivitas gol tandang.
PSG mencatat sejarah sebagai finalis musim 2019/2020 yang kalah musim sebelumnya menyingkirkan pemegang gelar di babak sistem gugur. Neymar dkk tinggal menunggu pemenang antara Manchester City atau Borussia Dortmund yang berlaga dini hari nanti..
Wajar kalau pelatih Bayern Hans Dieter Flick kecewa dengan hasil ini. "Inilah sepakbola, hasil di leg pertama sangat menentukan dan kami merasakan itu. Tambahan satu gol tak bisa kami dapatkan dan kami harus menerima hasil ini. Saya tetap mengapresiasi tim saya dan memberikan selamat kepada mereka (PSG)," kata Flick.
Hasil ini melengkapi kegagalan Bayern meraih predikat Sextuple Winners alias enam gelar juara musim ini. Gelar yang mungkin didapatkan Bayern hanya juara Bundesliga, sementara di Liga Champions dan DFB Pokal mereka pun sudah tersingkir.
Sementara pelatih PSG Mauricio Pochettino gembira dnegan hasil ini. "Kami bekerja keras tapi tidak bisa mencetak gol, tapi kami sangat senang. Pertandingan yang menyulitkan dan melelahkan. Ini sesuatu yang luar biasa,” kata Pochettino.
Neymar menyatakan hal yang sama. "Yang terpenting kami bisa lolos. Kini kami ada di semifinal dan ingin melakukan apa yang bisa kami lakukan, seperti tahun lalu," tegas Neymar.
Sementara di Estadio Ramon Sanchesz Pizjuan, Seville, Spanyol, Chelsea kalah lewat gol tunggal tendangan salto Mehdi Teremi di injury time. Tim dari Kota London tetap lolos ke semifinal karena menang aggregate 2-1.
Chelsea pun mencatatkan sejarah karena berhasil mencapai empat besar untuk ketujuh kalinya dalam sejarah Liga Champions setelah terakhir kali melawan Atletico Madrid di 2014. Chelsea akan menghadapi pemenang antara Liverpool kontra Real Madrid yang berlaga di Anfield dini hari nanti.
Thomas Tuchel tidak ambil pusing dengan kekalahan timnya. “Saya tetap senang karena kami lolos, itu saja yang paling utama, walau secara hasil tidak memuaskan,” papar Tuchel.
Editor: Aspian Nur