Karena itulah meski jadi tuan rumah, Gibraltar tak diunggulkan menghadapi De Oranje pada laga ketiga ajang ini.
Di Grup G yang dihuni enam tim ini, Turki dan Montenegro masing-masing telah mengumpulkan enam poin hasil dua kali menang. Mereka diikuti Belanda dan Norwegia, yang sama-sama baru memiliki tiga poin. Dua posisi terbawah ditempati oleh Latvia dan Gibraltar, yang masih tanpa poin.
Setelah kalah 2-4 dari Turki di partai pembuka grup, Belanda yang ditangani pelatih Frank de Boer bangkit di laga kedua, mengalahkan Latvia 2-0.
Kalau pada laga lain Montenegro dan Turki gagal menambah poin saat menghadapi Norwegia dan Latvia, setidaknya Nigel de Jong dkk bisa naik ke posisi kedua atau pertama klasemen Grup G asalkan bisa mencetak banyak gol ke gawang lawan.
“Tim sudah mulai memperlihatkan performa meningkat dan itu harus terus berlanjut. Bagaimana pun kami tak seharusnya menganggap enteng lawan apalagi kami bermain di markas mereka,” ujar Frank de Boer.
Gibraltar sendiri kalah 0-3 dari Norwegia. Pada laga kedua, tim peringkat 195 dunia itu dihajar tuan rumah Montenegro 1-4. Satu gol Gibraltar ke gawang Montenegro dicetak oleh Reece Styche dari titik 12 pas.
“Kami akan tampil tanpa beban. Dua kali kekalahan tak membuat tim ini turun semangat, bahkan bertekad untuk mengalahkan Belanda yang kami tahu dipenuhi pemain hebat. Adalah satu kehormatan bagi kami kalau bisa melakukan itu,” tegas Julio Cesar Ribas, pelatih Gibraltar.
Perkiraan Susunan Pemain:
Gibraltar (5-4-1): Dayle Coleing; Jack Sergeant, Roy Chipolina, Scott Wiseman, Erin Barnett, Jayce Olivero; Liam Walker, Louie Annesley, Anthony Hernandez, Kyle Casciaro; Tjay De Barr.
Pelatih: Julio Cesar Ribas.
Belanda (4-2-3-1): Marco Bizot; Kenny Tete, Matthijs de Ligt, Joel Veltman, Patrick van Aanholt; Ryan Gravenberch, Marten de Roon; Steven Berghuis, Donny van de Beek, Steven Bergwijn; Donyell Malen.
Pelatih: Frank de Boer
Editor: Aspian Nur