Bomber Everton, Dominic Calvert-Lewin menyumbang sepasang gol, diikuti oleh masing-masing gol dari James Ward-Prowse, Raheem Sterling dan gol pemain debutan Ollie Watkins.
Dengan hasil ini, Inggris memuncaki sementara klasemen Grup I dengan tiga poin. San Marino berada di peringkat terbawah tanpa poin. Di pertandingan berikutnya, Inggris akan melawat ke Albania tiga hari lagi.
Berhasil mencetak gol dalam laga debut membuat Ollie sangat bahagia dan emosional. Pemain Aston Villa itu pun mengungkapkan kebahagiannya itu. “Membela Timnas Inggris jelas merupakan mimpi dari semua anak muda di Inggris dan saya berkesempatan untuk mendapatkan itu. Semakin sempurna dengan satu gol yang saya cetak,” papar Witkins. "Rasanya sulit dipercaya dan jujur ini adalah apa yang saya mimpikan,," imbuhnya.
Witkins mengaku dirinya tak percaya mimpi jadi nyata karena hanya membayangkan diberi kesempatan bermain dan berhasrat mencetak gol. “Saya tidak bisa mendeskripsikannya dan saya seperti terbang ke bulan," ungkapnya.
Sementara di Grup J, Jerman juga menang besar, 3-0, dari tamu mereka Islandia di MSV-Arena, Duisburg, Jerman.
Leon Goretzka, Kai Havertz dan Ilkay Guendogan jadi pencetak tiga gol Die Mannschaft pada laga ini. Jerman di puncak klasemen dengan tiga poin, sama dengan Rumania di posisi kedua yang mengalahkan Makedonia 3-2.
Pada laga lain, Italia membuka perjalanannya di Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan hasil manis. Gli Azzurri menumbangkan Irlandia Utara skor 2-0 matchday pertama Grup C di Stadion Ennio Tardini. Semua gol lahir di babak pertama lewat kaki Domenico Berardi dan Ciro Immobile.
Italia di posisi kedua Grup C dengan tiga angka, di bawah Swiss yang menang 3-1 dari tuan rumah Bulgaria pada pertandingan lain.
Bek kanan Italia Alessandro Florenzi mengakui timnya timnya tampil buruk di babak kedua meski meraih kemenangan pada pertandingan ini.
“Mereka (Irlandia Utara) bermain sangat agresif dan mengandalkan fisik mereka, kami kesulitan terutama di babak kedua," ujar Florenzi dikutip dari Football Italia.
"Beruntung kami bisa mencetak gol lebih dulu dan mempertahankannya sampai selesai. Kondisi seperti ini tak boleh terulang," tegasnya.
Nasib kurang bagus dialami Spanyol yang tak mampu mengalahkan Yunani karena bermain imbang 1-1 di Grup B pada laga yang berlangsung di Estadio Los Carmenes, Granada. Gol Alvaro Morata dibalas penalti Anastasios Bakasetas.
Yunani dan Spanyol berturut-turut menempati peringkat kedua dan ketiga di Grup B, tertinggal dua angka dari Swedia di puncak klasemen. Di saat bersamaan, Zlatan Ibrahimovic dkk bisa meraup tiga angka usai menang 1-0 atas Georgia.
“Kami mengurung Yunani, tapi permainan kami tidak mengalir dan tidak menciptakan peluang yang memungkinkan kami untuk menambah gol,” jelas Luis Enrique, pelatih Spanyol mengenai hasil imbang ini.
“Hasil ini tidak mengubah apa pun untuk dua laga berikutnya, tapi kami akan berusaha untuk meraih hasil lebih baik,” tegas Enrique.
Editor: Aspian Nur