Di Signal Iduna Park, Erling Haaland mencetak dua gol menit ke-35 dan penalty menit 54 yang membuat Dortmund unggul 2-0 dibabak pertama. Sevilla bangkit dibabak kedua dan Youssef En-Nesyri tak mau kalah dari Haaland, mencetak brace via penalti menit ke-69 dan di akhir laga menit ke-90+6.
Skor imbang 2-2 membuat aggregate menjadi 5-4 karena pada leg pertama Die Borussen menang 2-3 dari tuan rumah saat berlaga di markas lawan.
Lewat dua gol yang dicetaknya, Haaland menjadi pemain pertama yang mampu mencetak setidaknya 20 gol di Liga Champions saat usianya belum genap 21 tahun. Tak hanya itu, dia juga mencatatkan pencapaian luar biasa yakni menjadi pesepakbola dengan torehan 20 gol tercepat yakni hanya dalam 14 pertandingan. Sebuah rekor baru yang tercatat di ajang ini. Penyerang Norwegia itu melampaui torehan yang sebelumnya dipegang striker Tottenham Hotspur, Harry Kane, yang mencetak 20 gol dalam 24 pertandingan.
Dua gol yang dicetak Haaland jadi yang ke-8 di Liga Champions musim ini dan Dortmund jadi tim pertama yang lolos, membuat Haaland masih berkesempatan membuat rekor baru.
“Crazy match, kemenangan gila serta luar biasa," ujar Haaland dilansir laman resmi UEFA. "Kemenangan yang sangat bagus untuk dilalui oleh kami. Laga yang sulit dan saya merasa sangat Lelah,” ungkapnya
"Terus terang saya sempat gagal mengeksekusi penalti pertama, jadi sedikit gugup pada penalti kedua, tetapi saya tahu akan menyenangkan untuk mencetak gol kedua," sebut Haalandg.
Sementara penyerang Sevilla Youssef En-Nesyri merasa timnya tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions karena kurang beruntung. "Sejujurnya, kami tidak beruntung, mereka mendapat satu kesempatan dan bisa mencetak gol," kata Youssef. “Tapi kami cukup puas dengan kerja keras tim yang terus berjuang hingga menit terakhir," sebut Youssef lagi.
Editor: Aspian Nur