Dibabak pertama Die Rotten sudah unggul 0-3 lewat gol yang dicetak Robert Lewandowski menit 9, Jamal Musiala menit 24 dan Leroy Sane menit 42. Pada babak kedua, Bayern tak mencetak gol namun hasil bunuh diri pemain Lazio Francesco Acerbi menit 47. Tuan rumah hanya mampu membalas sebiji gol lewat Joaquin Correa menit 49.
Dengan hasil ini langkah wakil Jerman itu semakin mudah pada leg kedua tiga pekan ke depan karena menjadi tuan rumah meski kemungkinan tak bermain di markas mereka mengingat wabah Covid-19.
Menyadari lawan yang datang merupakan juara bertahan ajang ini musim lalu, pelatih Lazio Simone Inzaghi tak ragu memuji sang lawan. “Mereka juara dunia, mungkin tim terbaik di dunia saat ini. Tak ada kesalahan yang mereka buat, justru kami yang sering melakukan hal yang tak seharusnya sampai akhirnya kebobolan," ujar Inzaghi.
Kiper Lazio, Pepe Reina mengaku kecewa dengan hasil ini. “Hasil yang buruk, kami tak bisa berbuat banyak. Tapi kami tak boleh meratapi hasil ini dan fokus pada pertandingan berikutnya,” ujar Reina.
Akhir pekan ini, Lazio akan bertandang ke markas Bologna dalam laga Serie A. Selanjutnya melawan Torino, Juventus dan Crotone sebelum kembali menghadapi Bayern Munchen
Manajer Bayern Hansi Flick tak mau jumawa meski timnya meraih kemenangan besar. Menurut Flick, timnya harus tetap fokus pada leg II dan belum boleh memikirkan fase 8 Besar.
“Kami pantas meraih kemenangan ini, tapi belum memikirkan lolos ke perempatfinal karena masih ada leg kedua. Semua kemungkinan masih bisa terjadi,” jelasnya. “Kami harus tetap menjaga performa, mungkin saja laga kedua akan ada perubahan menjaga kebugaran pemain, tapi kami tidak akan bermain aman,” tegas Flick.
Robert Lewandowski dijadikan man of the match pada pertandingan ini setelah pemain asal Polandia itu tampil impresif sepanjang laga. “Gol cepat kami jadi pemicu hasil laga ini,” ujar Lewandowski singkat.
Editor: Aspian Nur