memiliki kualitas pemain yang lebih baik ketimbang tuan rumah. Bayern juga telah merengkuh sextuple alias enam gelar dalam sembilan bulan terakhir.
Namun tuan rumah yang ditangani pelatih Simone Inzaghi bukan tetap boleh berbesar hati, karena Die Roten tak mampu menang dalam dua laga terakhir di Bundesliga. “Semua orang melihat Bayern sedang turun performa karena hasil kurang bagus di dua laga terakhir mereka, tapi bagi kami Bayern tetap tim kuat yang harus diwaspadai dan kami harus bersiap jadi tim pelampiasan kecewa mereka,” papar Inzaghi.
Biancocelesti ditegaskan Inzaghi ingin tetap berjuang dengan segala cara yang memungkinkan. “Bayern baru saja menjadi Juara Dunia, mereka menorehkan satu kali hasil imbang dan satu kalah dalam dua pertandingan terakhir setelah lima kemenangan beruntun, tapi kami tak memikirkan itu. Kami akan mencoba menghadapinya dengan penampilan terbaik yang bisa kami lakukan,” tegasnya.
Sementara tim tamu dipastikan waspada dengan kemungkinan hasil kurang bagus ketiga yang bakal diraih. The Bavarians masing-masing seri 3-3 di kandang saat menjamu Arminia Bielefeld, serta yang terkini kalah 1-2 saat tandang ke Eintracht Frankfurt akhir pekan lalu.
“Kami harus menekan sejak menit awal, tak boleh mengulangi kesalahan yang sama. Kami akan waspada sejak awal pertandingan," ujar Hans Flick, pelatih Bayern.
Flick, yang kehilangan sejumlah pemain kunci karena cedera dan infeksi Covid-19 termasuk Corentin Tolisso dan Thomas Muller, memang butuh reaksi positif setelah keunggulan tujuh poin di puncak klasemen Bundesliga menipis menjadi dua poin, hanya dalam kurun waktu kurang dari satu pekan. “Banyak tekanan kepada tim dan sejumlah pemain absen. Jadi, ini memang tidak mudah bagi kami," ungkap Flick.
Editor: Aspian Nur