Tuan rumah takluk 0-2 lewat gol-gol yang dicetak Richarlison saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Setelahnya, The Toffees mencetak gol tambahan di babak kedua lewat penalty Gylfi Sigurdsson menit 83. Quattrick kalah membuat posisi Liverpool tak beranjak dari urutan ke-6 klasemen.
Mereka baru mengumpulkan 40 poin dari 23 laga, tertinggal jauh dari puncak klasemen Manchester City dengan selisih 16 poin. Everton sendiri menggeser posisi Liverpool karena selain kalah selisih gol anak asuh Carlo Ancelotti juga punya satu laga belum dimainkan.
Liverpool merasakan kekalahan keempat setelah sebelumnya dibungkam Brighton & Hove Albion 0-1, dipermalukan Manchester City 1-4, dikalahkan Leicester City 1-3 dan Everton dini hari tadi.
Tak pelak, memori kekalahan empat kali beruntun menguak aib tahun 1923 atau 98 tahun silam yang hamper serupa dengan musim ini. Saat itu Liverpool juga berstatus sebagai juara bertahan musim 1922/1923. Namun kondisinya lebih parah karena dalam sepuluh laga awal Donald Mackinlay cs. sudah menelan lima kekalahan, mengantongi 9 poin dari 4 kali menang dan 1 kali imbang, terpuruk di posisi ke-15 klasemen sementara Liga Inggris.
Pada akhir musim, Liverpool hanya finis di posisi ke-12 tapi sang pelatih tetap dipertahankan dan baru digantikan George Patterson tahun 1928 atau empat tahun setelah aib memalukan tersebut .
Kekalahan demi kekalahan yang dirasakan Liverpool tak lepas dari absennya bek andalan Virgil van Dijk. Ironisnya, saat menghadapi Everton sang kapten Jordan Henderson juga mengalami cedera padahal gelandang asal Inggris berusia 30 tahun itu bermain sebagai bek tengah karena krisis pertahanan.
Henderson bergabung dengan Virgil van Dijk, Joel Matip, Joe Gomez dan Fabinho dalam daftar cedera Liverpool. “Tidak ada pilihan, kami harus tetap berjuang,” kata Jurgen Klopp. “Kehilangan Jordan Henderson bukan sesuatu yang menyenangkan, tapi kami harus tetap bermain dan maju,” tegasnya.
Sementara Carlo Ancelotti mempersembahkan kemenangan bersejarah atas Liverpool ini untuk fans Everton. Wajar, karena ini menjadi kemenangan perdana Everton di Stadion Anfield sejak 1999. "Pertandingan ini didedikasikan untuk penggemar Everton. Kalian telah bersabar dan sekarang mari rayakan bersama #COYB," tulis Ancelotti melalui akun Twitter-nya.
Editor: Aspian Nur