Unggul duluan menit 27 via penalty Lionel Messi, Mbappe mengobrak abrik pertahanan Barca lewat trigol menit 32, 65 dan 85 serta gol penutup Moise Kean menit 70. Langkah berat bagi Barca karena di Parc des Princes harus mencetak empat gol tanpa kebobolan kalau mau membalikan keadaan untuk lolos ke 8 Besar.
La Remontada alias comeback untuk membalikan keadaan sejatinya pernah dilakukan Barca musim 2016/2017. Namun saat itu Barca kalah 0-4 di Paris sampai akhirnya menang 6-1 pada leg kedua di Camp Nou.
Sulit membayangkan de javu La Remontada dilakukan Barca kalau melihat bagaimana cara mereka bermain dan komposisi tim yang ada mengingat klub dari Catalan itu diperkuat beberapa pemain muda.
Sorotan tajam ditujukan kepada Lionel Messi yang menurut mantan pemain Inggris Joe Cole tidak terlalu antusias dan bersemangat meski mencetak satu gol untuk Barca. “Penting bagi Manchester City untuk mempertimbangkan lagi keinginan mengambil Messi dari Barca. Dia bermain tidak dengan antusias yang tinggi, tidak terlibat dalam emosional dalam tim,” kata Cole yang jadi komentator di televisi Inggris yang menayangkan langsung pertandingan tersebut.
Pelatih Barcelona Ronald Koeman mengakui PSG tampil lebih superior dibanding timnya. "Mereka bermain efektif, terutama Mbappe. Kami mengalami masalah dalam pertahanan dan mereka tajam dalam serangan. PSG tim yang lebih lengkap daripada kami," papar Koeman.
Sangat sulit menurut Koeman bagi timnya untuk membalikan keadaan di leg kedua. “Tapi kami akan berusaha untuk itu,” tegasnya.
“Kami akan bekerja sampai menit akhir. Penampilan kami buruk menghadapi PSG tapi itu tak akan terulang di leg kedua nanti,” ujar bomber Antoine Griezmann.
Bagi Mbappe, kemenangan besar tidak jadi penentu kelolosan timnya. “Masih ada leg kedua, kami masih ingat bagaimana musim 2017 lalu, semua berubah dan kami tidak boleh merasa sudah berada di 8 Besar,” ujar Mbappe.
Kontribusi besar Mbappe mengangkat nama pelatih PSG Mauricio Pochettino yang sudah memenangkan lebih banyak pertandingan melawan Barcelona sebagai juru taktik.
Mbappe bersama PSG sudah merasakan kecewa di 16 Besar. Selain remontada Barcelona musim 2016/2017, pada musim berikutnya sudah pun menang 0-2 dari Manchester United di markas lawan, mereka justru malu di kendang sendiri karena kalah 1-3 yang membuat aggregate 2-3 dan meloloskan Setan Merah ke perdelapanfinal musim 2017/2018 lalu. “Kami tak boleh terus melakukan kesalahan yang sama. Saya ingin membawa tim ini hingga fase terbaik,” tegas penyerang timnas Prancis ini yang membawa pulang bola hattrick usai pertandingan dini hari tadi.
Mbappe jadi pemain ketiga yang mencetak hattrick di Liga Champions melawan Barcelona setelah Faustino Asprilla (Newcastle) dan Andriy Shevchenko (Dynamo Kyiv) yang melakukannya musim 1997. Kini Mbappe sudah masuk daftar pencetak gol terbanyak kelima di Liga Champions, tertinggal dari Erling Haaland dan rekan setimnya Neymar, yang sudah membukukan enam gol.
Editor: Aspian Nur