Dalam catatan Opta, ini merupakan penantian terlama Liverpool untuk membuat shoot on target pertama dalam suatu pertandingan sejak laga kontra Newcastle pada Desember 2015. Di laga tersebut, Liverpool baru bikin tembakan akurat pada menit ke-89.
Laga yang dimainkan pada pekan ke-17 ini jadi milik The Saint berkat gol tunggal Danny Ings pada menit ke-2. Danny Ings sendiri merupakan mantan pemain Liverpool. Meski menguasai 67,1 persen lapangan berbanding 32,9 persen milik tuan rumah, nyatanya tak ada gol balasan yang tercipta dari tim tamu.
Kemenangan itu pun membuat Southampton kini naik ke peringkat keenam pada klasemen sementara Liga Inggris 2020-2021 dengan raihan 29 poin.
Perolehan poin Soton hanya berbeda empat angka saja dari Liverpool yang masih bertahan di puncak klasemen Liga Inggris. Posisi The Reds itu bisa saja digusur oleh Manchester United, andai skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu bisa menang atau seri saat menghadapi Burnley 13 Januari pekan depan.
Usai laga, pelatih Southampton Ralph Hasenhuttl tak kuasa menahan air mata. Sambil berlutut pria asal Jerman itu menangis bahagia lantaran anak asuhnya sukses mengalahkan Liverpool.
Wajar, karena dalam empat laga terakhir Soton tak pernah menang. Selain itu, ini merupakan tiga angka perdana bagi sang pelatih melawan Liverpool karena setiap kedua tim bersua Soton tak pernah menang.
"Saya belum pernah mengambil satu poin pun melawan Jurgen sejauh ini, dan saya mulai percaya kami bisa melakukannya sekarang,” katanya. ““Cara kami bertahan luar biasa. Ini laga yang sempurna bagi kami,” imbuhnya.
Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengakui penyelesaian akhir anak asuhnya tak bagus. “Pengambilan keputusan kami tidak baik,” ujarnya mengutip laman Premier League. (*)
Editor: Aspian Nur