Hasil ini membuat Arsenal tetap berada di posisi ke-15 dengan 13 poin. Lawan berat menanti anak asuh Mikel Arteta karena harus menghadapi Southampton, Everton, Manchester City dan Chelsea yang semuanya ada di atas mereka pada tabel klasemen sementara. Sementara Burnley keluar dari zona degradasi di posisi ke-17 dengan sembilan poin.
"Kalian lihat performa para pemain, bagaimana mereka menginginkan (kemenangan), menciptakan peluang, lalu kami kehilangan pertandingan karena kartu merah," alasan Arteta dibalik kekalahan timnya
Ia menilai timnya menguasai pertandingan selama 60 sampai 70 menit sehingga semestinya sudah bisa unggul sejak awal. “Pemain sudah melakukan yang terbaik,'' imbuh Arteta.
Kekalahan di Stadion Emirates itu membuat Arsenal telah kalah dalam empat pertandingan Liga Primer Inggris di kandang untuk pertama kalinya sejak 1960. Sementara Burnley mencetak sejarah menang di kandang Arsenal untuk pertama kalinya dalam era Liga Primer Inggris.
Arteta sendiri dengan kondisi timnya yang terpuruk mulai membuka pintu bagi playmaker Mesut Ozil untuk kembali ke dalam tim. Seperti diketahui, mantan pemain tim nasional Jerman tersebut secara mengejutkan tidak masuk dalam rencana Arteta sejak Maret dan tidak dilibatkan di skuad Liga Primer Inggris atau Liga Europa.
Ozil dan Arsenal sekarang terlibat perang di media sosial, terkini sang pemain menawarkan untuk membayar gaji maskot Gunnersaurus yang dipecat klub sebagai salah satu langkah untuk meringankan beban finansial klub akibat Covid-19.
Kontrak Ozil akan habis pada musim panas tahun depan dan tampaknya kariernya di Arsenal sudah selesai namun perkembangan terkini mungkin memperlihatkan sebaliknya.
"Sekarang saya sedang fokus pada pemain yang tersedia, tetapi apapun dapat terjadi pada Januari dan kami masih punya waktu untuk memikirkannya," ungkap Arteta
Sebelumnya Ozil mendapat pembelaan dari mantan juru taktik Arsenal Arsene Wenger yang menyebutnya bukan pemain yang sulit untuk ditangani. "Dia tidak sulit ditangani, punya kualitas spesial sebagai pemain kreatif," kata Wenger. (*)
Editor: Aspian Nur