Hasil buruk ini membuat Madrid kini bergantung pada tim lain untuk lolos ke babak 16 besar dan terancam merosot ke Liga Europa, yang bakal menodai sejarah panjang mereka.
Shakhtar mencetak dua gol di babak kedua lewat Dentinho menit ke-57 dan Manor Salomon menit 82. Tambahan tiga angka membawa Shakhtar menggeser posisi Madrid dari peringkat kedua. Mereka sama-sama mengumpulkan tujuh angka tapi Shakhtar unggul head to head. Madrid dan Shakhtar tertinggal dua angka dari pemuncak klasemen Borussia Moenchengladbach yang dikalahkan Inter Milan 2-3 di laga lainnya. Semua tim di Grup B belum ada yang memastikan lolos ke fase gugur.
Manajer Shakhtar Luis Castro mengakui kalau strategi yang sama seperti saat duel di markas Madrid jadi kunci kemenangan timnya.
"Kami memainkan strategi yang sama dengan pertemuan pertama. Kami tahu Madrid berambisi untuk menang dan kami menghentikan mereka di area sayap dan mengendalikan duel udara," kata Castro dalam komentar pascalaga dilansir laman resmi UEFA. "Tidak ada rahasia dalam sepak bola. Jika ada ialah kerja keras para pemain dan berusaha menaklukkan segala kesulitan yang ada," imbuhnya.
Shakhtar akan melawat ke markas Inter Milan di laga pemungkas Rabu (9/12/2020) pekan depan untuk memperebutkan tiket babak 16 besar dari Grup B yang persaingannya masih terbuka lebar untuk empat tim di dalamnya sementara Real Madrid menjamu Borusia Monchengladbach.
Kekalahan membuat posisi Zidane pun tak aman di kursi pelatih seiring ramainya tagar #ZidaneOut yang bergema karena Si Putih belum menang dalam lima laga terakhir mereka di semua kompetisi. Zidane sendiri menyiratkan kekecewaannya atas hasil ini. "Ketika Shakhtar mencetak gol itu benar-benar merusak kami karena kami sedang bermain sangat baik,” sebut Zidane. “Sangat disayangkan kekalahan ini karena kami tidak pantas kalah disini. Sekarang saatnya untuk bangkit," ujar mantan kapten timnas Prancis itu.
Zidane mengabaikan tekanan pada dirinya untuk mundur dari tim dan memilih tetap melangkah maju pada pertandingan terakhir kontra Borussia Monchengladbach. “Tidak, saya tak akan mundur. Satu laga sisa harus kami memenangkan untuk lolos ke 16 Besar," tegas Zidane. (*)
Editor: Aspian Nur