Pada laga keempat pekan lalu, Los Blancos mengalahkan Nerazzuri 0-2 di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Milan, membenamkan tuan rumah di dasar klasemen.
Gladbach masih memimpin Grup B dengan 8 poin hasil dari dua kali menang dan dua kali imbang, sementara Madrid di urutan kedua dengan 7 angka, sama dengan Donetsk namun Madrid unggul selisih gol. Inter Milan hanya mengantongi dua poin dari dua kali imbang dan dua kali kalah.
Karena itulah laga kelima dini hari nanti dan matchday keenam pekan depan membuat Madrid dan Inter tak boleh terpeleset.
Manajer Madrid Zinedine Zidane meminta anak asuhnya untuk fokus pada laga kelima nanti terlebih mereka baru saja dipermalukan Alaves di kompetisi domestic dengan skor 1-2 di kendang sendiri.
"Real Madrid harus melupakan kekalahan dari Alaves, bangkit dan fokus pada laga melawan Donetsk,” sebut Zidane. “Tugas saya untuk menemukan solusi bersama pemain. Itulah yang akan kami lakukan pada pertandingan nanti, meraih hasil maksimal agar bisa lolos ke 16 Besar,” sebut Zidane.
Pelatih Skahktar Donetsk Luis Castro yakin jika timnya bisa kembali menjungkalkan Madrid seperti saat pertemuan pertama lalu mereka menang tipis 2-3. Meski ada di posisi ketiga namun Donetsk masih memiliki kesempatan lolos ke fase gugur kalalu bisa mengalahkan Madrid. “Tim besar kerap tampil tak stabil. Itu hal yang biasa. Nanti, anda tak akan tahu Real Madrid saat menghadapi kami,” ungkap Castro. “Waktu pemulihan pemain Madrid lebih singkat dari Shaktar. Kita akan melakukan segalanya untuk mencapai apa yang kami inginkan,” tegas Castro.
Sementara di laga lain, hasil imbang tak bakal membuat Inter Milan lolos, kecuali menang. Sebaliknya, Monchengladbach cukup hasil imbang untuk melaju ke babak 16 Besar. Tim asuhan Marco Rose percaya diri menghadapi Inter apalagi mereka jadi tuan rumah.
“Kami sudah menghadapi mereka dan hasilnya kami bisa mencuri satu angka dari markas Inter. Pertandingan kedua nanti sangat menentukan, kami memerlukan tiga poin, tidak lagi satu seperti dulu,” tegas Marco Rose.
Sementara Antonio Conte mengakui laga melawan Gladbach ibarat partai final. "Setelah beberapa hasil pertandingan kami sebelumnya, kami tak begitu punya jalan keluar, jadi ini final," sebut Conte. "Ini grup yang paling sulit dan kami pantas berada pada posisi yang lebih baik saat ini. Tetapi meskipun demikian, jika kami belum memetik hasil, maka sudah tepat melihat ke dalam dan berusaha memahami mengapa begitu." tegas Conte. (*)
Editor: Aspian Nur