Keenam gol Spanyol di pertandingan ini masing-masing dicetak Alvaro Morata menit 17, hattrick Ferran Torres menit 33, 55 dan 71), Rodri menit 38 dan gol penutup Mikel Oyarzabal menit 89.
Pemain Manchester City Ferran Torres jadi man of the match. Dia menjadi pemain pertama Spanyol yang berhasil mencetak hat-trick ke gawang Die Mannschaft. Dia juga menjadi pemain ketiga yang bisa mencetak hat-trick ke gawang Jerman sejak 1990. Dua pemain sebelumnya adalah Sergio Conceciao dari Portugal pada 2000 dan Michael Owen dari Inggris pada 2001.
Ini merupakan pertama kalinya gawang Jerman yang dikawal Manuel Neuer kebobolan enam gol selama menjalani pertandingan kompetitif dalam karier profesionalnya. Jerman pun gagal ke 4 Besar, namun itu mungkin bukanlah kekecewaan terbesar Die Mannschaft karena mereka dipermalukan secara hasil maupun permainan. Jerman bahkan hanya mencatatkan dua tembakan saja dan tak ada satupun yang mengarah ke gawang.
Ini untuk pertama kalinya Die Mannschaft kalah dengan skor 6-0 sejak tahun 1931 melawan Austria. Mereka juga untuk pertama kalinya tertinggal dengan skor 3-0 di babak pertama melawan Spanyol. Kekalahan ini juga menjadi kekalahan tertelak kedua mereka. Kekalahan tertelak Die Mannschaft terjadi pada 1909 melawan Inggris dengan skor 9-0.
Pelatih Spanyol Luis Enrique mengapresiasi kinerja anak asuhnya di pertandingan ini. “Kemenangan ini kerja keras semua pemain dan mereka tampil sempurna,” kata Enrique. “Tak adil kalau saya menyebut hanya satu atau dua pemain yang tampil bagus di laga ini karena semua bekerja keras mempressure Jerman sejak menit awal. Kami memiliki pemain yang mampu bertahan dan menyerang dengan baik,” imbuhnya.
Sementara pelatih Jerman Joachim Loew dalam tekanan berat setelah kekalahan ini. Kursi yang didudukinya semakin panas dan bukan tak mungkin pemecatan sudah menanti saat skuat Jerman kembali ke negara mereka. “Saya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi dengan tim ini,” ujar Loew. “Kami sudah bekerja keras tapi tidak mampu memenangkan duel di atas lapangan,” imbuhnya.
Kekalahan ini membuat Jerman semakin terpuruk setelah secara mengejutkan pada Piala Dnia 2018 tersingkir dari fase grup dan dalam sembila pertandingan internasional sampai saat ini hanya menang tiga kali. “Kami mencoba menekan mereka di babak kedua tapi harus diakui Spanyol bermain lebih baik, lebih cepat dan menutup setiap ruang. Kami sebenarnya bermain sesuai jalur tapi hari ini semua tidak berjalan dengan baik,” jelasnya.
Gelandang Jerman Serge Gnabry mengakui rekan-rekannya tak bermain dalam performa terbaik. “Semua tak bekerja dengan baik di laga ini. Kami tidak mampu mengontrol mereka. Mereka mengontrol pertandingan dan mengalahkan kami sesuai keinginan mereka. kami tidak tahu level kami saat ini dan merasa ada sesuatu yang tidak normal dengan kekalahan telak hari ini,” sebutnya. (*)
Editor: Aspian Nur