La Furia Roja berhasil mencetak gol lebih dulu pada menit ke-18 dari sepakan Sergio Canales De Oranje berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-47 babak kedua lewat Donny van de Beek.
Skor 1-1 tetap bertahan hingga pertandingan berakhir.
Pelatih Belanda Frank de Boer menorehkan rekor buruk sepanjang sejarah dengan hasil ini. De Boer gagal meraih kemenangan dalam 4 laga awalnya sebagai bondscoach. Sebelumnya, timnas Belanda imbang 1-1 dengan Italia, 0-0 dengan Bosnia & Herzegovina, dan kalah 0-1 dari Meksiko.
Sepanjang sejarah, De Boer adalah pelatih pertama yang gagal membawa timnas Belanda meraih kemenangan dalam 4 laga awal. Dari Bob Glendenning hingga Ronald Koeman, tak ada yang menunggu lebih lama dari De Boer untuk meraih kemenangan pertama.
Sebelum De Boer, penantian terlama dijalani Bill Townley dan Dick Advocaat. Mereka sama-sama baru meraih kemenangan sebagai pelatih Oranje saat melakoni laga ke-4.
Pada 1924, Townley memulai kiprahnya sebagai bondscoach dengan dua kali imbang 1-1 melawan Belgia dan kalah 0-1 dari Jerman. Namun, pada laga ke-4, Oranje asuhannya menang 6-0 atas Rumania yang diwarnai quattrick Kees Pijl.
Hal serupa dialami Advocaat pada 1992. Pada tiga laga awal, timnas Belanda kalah 2-3 dari Italia dan 1-2 dari Norwegia. Lalu, mereka hanya imbang 2-2 dengan Polandia. Kemenangan baru diraih saat menghadapi Turki. Oranje menang 3-1 yang dihiasi brace Peter van Vossen.
De Boer Bidik Kemenangan atas Bosnia
Frank de Boer tentu saja tak menginginkan rekor buruk tersebut. Dia pun berharap penantiannya segera berakhir. Secara khusus, dia menunjuk laga berikutnya melawan Bosnia & Herzegovina pada lanjutan UEFA Nations League.
“Tentu saja saya ingin meraih kemenangan secepatnya. Kami akan lakukan itu saat melawan Bosnia,” tegas De Boer.
“Hal yang mengecewakan saya adalah kami tak mampu menutup ruang. Itu jadi masalah. Terutama dari belakang karena Spanyol bermain bagus di lini depan. Pada babak kedua, kami tampil lebih baik,” paparnya.
Sementara manajer Spanyol Luis Enrique mengaku sangat puas dengan hasil 1-1 ini.
“Saya memiliki perasaan yang baik (tentang permainan). Itu adalah pertandingan yang rumit,” kata Enrique.
“Kami memiliki rencana untuk membawa pemain baru ke dua pertandingan resmi. Saya sangat puas dengan apa yang telah saya lihat. Sikap penting,” kata Enrique.
Ini adalah pertandingan pertama Spanyol. Mereka akan melakoni dua laga lagi di UEFA Nations League. Sebelumnya, banyak pelatih mengeluhkan jadwal ini. Tetapi Enrique tidak tertarik untuk mengikuti debat itu.
“Kalendernya seperti itu. Itu membantu saya untuk melihat bahwa mereka yang mulai hari ini bisa bersaing kapan saja,” jelas Enrique. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini dirangkum korankaltim.com dari berbagai sumber hari Kamis 12 November 2020