Kendati kalah, United masih memimpin Grup H dengan 6 poin, diikuti RB Leipzig (6), Paris Saint-Germain (3) dan Istanbul Basaksehir (3). Selanjutnya, United akan gantian menjamu Istanbul Basaksehir di Old Trafford, 25 November nanti
Kekalahan United menghasilkan beberapa catatan merah untuk mereka. Berdasarkan catatan Opta, raksasa Premier League itu gagal mempertahankan laju apiknya di laga tandang. Kekalahan dari Istanbul Basaksehir membuat 10 kemenangan tandang beruntun United terhenti. Padahal, laju itu menjadi yang terbaik sepanjang sejarahnya.
Tak cuma itu, kekalahan di Turki membuat United akhirnya gagal meraih poin sama di laga tandang. Sebelumnya, The Red Devils tak terkalahkan di 19 laga tandang di semua kompetisi, atau sejak kalah dari Liverpool di pertandingan Liga Inggris.
Solskjaer menyoroti kelengahan para pemainnya, khususnya pada gol pertama yang disebutnya tak bisa dimaafkan.
"Performa kami tidak cukup bagus melawan tim yang bekerja dan berlari dan memukul kami beberapa kali dari serangan balik. Mereka mencetak dua gol, seperti yang Anda alami di kompetisi Eropa, ketika Anda tak bertahan cukup baik," ungkap Solskjaer.
Gelandang United Donny van de Beek menilai rekan-rekannya tampil kurang percaya diri. "Kami sebenarnya memulai dengan baik pada 10 menit pertama, tapi setelah itu kami kerap memberikan bola terlalu mudah. Saya tidak tahu kenapa hal itu bisa terjadi, dan setelah itu saya pikir para pemain mulai kehilangan kepercayaan diri mereka. Kami masih bisa bermain jauh lebih baik dari hari ini," ujar Van de Beek. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini dirangkum korankaltim.com dari berbagai sumber hari Kamis 5 November 2020.