Sontak kekalahan ini membuat tagar Ole Out menggema di dunia maya.
Kekalahan yang dialami Manchester United membuat 'Setan Merah' makin terpuruk di awal musim ini. Menurut penggemar MU, Solskjaer sudah tak layak lagi memegang Man Utd lantaran hasil buruk yang diterima saat ini.
Gelandang Manchester United Paul Pogba mengaku kekalahan ini berasal dari kebodohan yang dilakukannya. Pogba merasa tak cukup pintar dalam membantu pertahanan hingga akhirnya melakukan kesalahan yang membuat MU kalah. "Kami sadar performa di laga tersebut sangat buruk. Terutama performa saya. Seharusnya, saya tak bisa melakukan pelanggaran macam itu," kata Pogba. "Saya kira, sudah menyentuh bola, tapi ternyata tidak. Hingga, kami kebobolan lewat penalti," lanjutnya.
Cara menghentikan Bellerin, diakui Pogba, begitu bodoh. Dia merasa sangat ceroboh karena terlalu terburu-buru dalam upaya mengambil bola. "Saya merasa cuma mencoleknya. Tapi, saya seharusnya tak memberikan penalti macam itu. Satu detail, membuat kami kalah. Saya harus belajar banyak. Saya bukan yang terbaik dalam pertahanan di kotak penalti. Saya bisa memperbaikinya dan bekerja lebih baik," terang eks gelandang Juventus tersebut.
Ole Gunnar Solskjaer mengaku tak habis pikir akan hasil ini. Ia menganggap skor tetap imbang 0-0 meski Paul Pogba menjadi biang kerok kekalahan MU. “Paul tahu jika dia tetap berdiri dan dia melanggar bocah itu, karena dia sedang dalam perjalanan keluar dari kotak, Itu adalah penalti yang mudah untuk diberikan. Hal itu terjadi," ujar Ole.
Bagi Arsenal, kemenangan ini mengakhiri penantian lima tahun mereka di Old Trafford. The Gunners belum pernah menikmati kemenangan seperti itu sejak menang 2-1 di Old Trafford pada babak keenam Piala FA 2014/2015, 9 Maret 2015.
Sebelumnya, United tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan kandang terakhir mereka di Liga Primer melawan Arsenal. Tapi kini Arteta telah mengubahnya dengan satu kemenangan dalam 14 laga terakhir di Old Trafford. Pertemuan ini merupakan pertandingan kompetitif ke-233 antara kedua tim, dengan Arsenal mencatat 85 kemenangan, sedangakn United 99 kali menang, dan sisanya imbang 49 laga.
Manajer Arsenal Mikel Arteta kunci kemenangan timnya adalah keyakinan. “Pertama-tama, keyakinan yang kami ciptakan sebelum pertandingan. Kami ingin datang ke sini dan menjadi diri kami dan menjadi seperti itu sejak menit pertama,” ujar Arteta.
Arteta menejelaskan, kemenangan ini menjadi kemenangan yang membangkitkan semangat para pemainnya di Premier League. "Ini menghasilkan kepercayaan dan itu membuat para pemain semakin solid," ungkapnya. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini dirangkum korankaltim.com dari berbagai sumber hari Senin 2 November 2020