Namun, bukan berarti Belanda mampu dengan mudahnya mendikte permainan Meksiko. Sebaliknya, mereka mendapat perlawanan yang sengit dari El Tri.
Petaka untuk Belanda datang saat laga hampir memasuki satu jam. Wasit terpaksa meniup peluit dan memberikan hadiah penalti ke Meksiko, pasca Nathan Ake melanggar Raul Jimenez.
Hadiah penalti dieksekusi sendiri oleh Jimenez dan berhasil memperdaya Tim Krul. Keunggulan 1-0 berhasil dipertahankan Meksiko hingga akhir laga. De Boer pun gagal mempersembahkan hasil manis setelah menggantikan posisi Ronald Koeman sebagai pelatih di Belanda.
Di pertandingan lain, Portugal dan Spanyol bermain imbang tanpa gol. Cukup mengecewakan, karena sebenarnya bisa saja muncul pemenang di duel ini. Sayang, penyelesaian akhir yang buruk membuat keduanya harus pulang dengan tangan hampa.
Spanyol lebih unggul dalam urusan penguasaan bola di laga ini, 66 persen banding 34. Tapi, Portugal tampil cukup menyeramkan lewat skema serangan baliknya dengan melepaskan 11 tembakan. Hanya saja, cuma satu yang mengarah ke gawang.
Sementara, Prancis berpesta saat jumpa Ukraina. Mereka melumat Ukraina dengan skor 7-1. Tujuh gol Prancis dicetak oleh Eduardo Camavinga (menit 9), Olivier Giroud (menit 24 dan 34), bunuh diri Vitaly Mykolenko (menit 39), Christian Tolisso (menit 65), Kylian Mbappe (menit 82), dan Antoine Griezmann (menit 89). Satu-satunya gol Ukraina dicetak oleh Victor Tsygankov.
Kemenangan besar dicetak oleh Italia saat menjamu Moldova. Bermain di Artemio Franchi, Italia menang dengan skor telak 6-0. Gol-gol tuan rumah dicetak Bryan Cristante menit 18, berselang lima menit via Francesco Caputo, Stephan El Shaarawy menit 30, gol bunuh diri menit 37 oleh Veaceslav Posmac, El Shaarawy injury time babak pertama dan satu gol tambahan lewat Domenico Berardi di menit 72. Hingga akhir laga, Italia menang 6-0.
Sementara di pertandingan lain, Kroasia berhasil mempermalukan Swiss 2-1. Sempat tertinggal lewat gol Mario Gavranovic di menit 31, Kroasia membalasnya lewat Josip Brekalo (menit 42) dan Mario Pasalic (menit 66).
Duel super seru tersaji saat Jerman berhadapan dengan Turki di Rhein Energie Stadion. Enam gol tercipta dalam partai yang menegangkan ini.
Jerman unggul lebih dulu lewat Julian Draxler di injury time babak pertama, Turki membalas gol Jerman babak kedua lewat sepakan jarak jauh Ozan Tufan. Menit 58, Jerman kembali unggul lewat Florian Neuhaus. Turki kembali membalasnya lewat Efecan Karaca menit 67. Jerman kembali unggul di menit 81 lewat Gian-Luca Waldschimdt, tapi Turki membuyarkan kemenangan di depan mata Jerman lewat Kenan Karaman injury time babak kedua. Skor 3-3 mewarnai laga ini. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini dirangkum korankaltim.com dari berbagai sumber