Diketahui Vidal menjadi salah satu pemain yang akan dibuang Barcelona. Dia menjadi korban revolusi skuad yang dilakukan manajemen. Tujuan utama langkah tersebut adalah untuk mengurangi beban gaji tim.
Selain Vidal, penyerang kawakan Luis Suarez juga mengalami nasib serupa. Saat ini El Pistolero sedang mencari pelabuhan baru. Selain Inter, Vidal sempat dihubungkan dengan bekas klubnya, Juventus. Dia sendiri mengaku tertarik untuk bekerja sama dengan pelatih anyar Andrea Pirlo yang dulu adalah tandemnya di lapangan tengah ‘Si Nyonya Tua’. Dan memang tanda-tanda bergabungnya Suarez ke Bianconeri pun semakin terlihat Negosiasi Suarez dan Juventus berjalan lancara karena telah mencapai kesepakatan secara personal. Kesepakatan itu terjadi setelah perwakilan Suarez menjalin komunikasi yang intens dengan wakil presiden Juventus, Pavel Nedved.
Kontrak Suarez disebut berada pada kisaran 10 juta euro (Rp175 miliar) per tahun setelah pajak. Angka tersebut hampir sama seperti yang Suarez terima di Barcelona. Namun, Juventus harus membayar biaya tambahan 5 juta euro (Rp87 miliar) terkait kebijakan pajak di Italia.
Sebelumnya mencapai kesepakatan secara personal dengan Suarez, Juventus dirumorkan mengincar striker AS Roma, Edin Dzeko. Akan tetapi, Bianconeri menyerah mengejar Dzeko karena meminta gaji yang terlalu tinggi dan harus membayar biaya transfer ke AS Roma.
Maka dari itu, Juventus lebih condong ke Suarez karena mereka bisa mendapatkan secara gratis jika Barcelona memutus kontraknya. Selain Juventus, Suarez juga diincar sejumlah klub lain seperti Ajax dan Atletico Madrid, tapi mereka kalah cepat dalam melakukan negosiasi.
Dengan kepergian Suarez, sudah ada tiga pemain yang hengkang dari Los Azulgranas. Pemain pertama yang resmi hengkang adalah Ivan Rakitic yang kembali ke klub lamanya Sevilla dengan harga 1,5 juta euro dengan tambahan total bonus yang bisa mencapai 9 juta euro (Rp158 miliar).
Gelandang 32 tahun itu diikat kontrak berdurasi empat tahun. Menariknya, Rakitic rela menerima gaji yang lebih rendah. Di Sevilla, dia akan menerima gaji 3 juta euro per musim (Rp52 miliar). Sedangkan di Barca, gelandang asal Kroasia ini menerima 9 juta euro per musim (Rp141 miliar). Rakitic sebelumnya menjadi bintang Sevilla pada 2010-2014.
Bersama Sevilla, Rakitic jadi pemain kunci yang mampu membawa tim Andalusia tersebut juara Liga Europa. Performa gemilang itu yang kemudian mengantarkan Rakitic dilirik dan akhirnya bergabung dengan Barcelona. "Rakitic kembali ke rumah setelah enam tahun kepergiannya ke Barcelona, tak lama setelah mengangkat trofi Liga Europa ketiga klub. Penandatanganan (kontrak Rakitic) untuk empat musim, atau hingga Juni 2024," tulis Sevilla melalui laman resmi klub. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di viva.co.id hari Rabu 2 Agustus 2020 dengan judul Rakitic Resmi Cerai dengan Barcelona dan Gabung Sevilla