Inter Milan unggul di babak pertama melalui gol sundulan Lautaro Martinez menit 19 yang bertahan sampai turun minum. Di babak kedua, Inter kembali menambah skor melalui gol-gol yang dicatatkan Danilo D'Ambrosio menit 54, gol kedua Lautaro Martinez menit 74 dan brace Romelu Lukaku.menit 78 dan 83. La Beneamata menang telak 5-0.
Kemenangan telak ini membuat Shakhtar Donetsk terlihat biasa saja. Secara penguasaan bola, Inter memang sedikit kalah dari Shakhtar (43:57). Namun, Lukaku dkk lebih banyak melepaskan tembakan dengan total 12 attempts dan sembilan di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Shakhtar cuma melepaskan lima tembakan dan hanya satu yang on target. "Kami lolos ke final dengan bermain melawan tim yang kami buat terlihat tak sekuat sebelumnya, tapi Shakhtar punya banyak talenta dan kami meredam mereka dengan pressing di seluruh lapangan," ujar Conte seperti dikutip korankaltim.com dari cnnindonesia.com.
Adapun calon lawan Inter yaitu Sevilla, lebih dulu melangkah ke final setelah menyingkirkan kandidat kuat juara Manchester United. Los Nervionenses menang dengan skor tipis 2-1. Hasil ini membuat Sevilla untuk keempat kali lolos ke final sejak musim 2009-2010. Di tiga edisi sebelumnya, Sevilla berhasil keluar sebagai juara tahun 2014, 2015, dan 2016. (*)
Berita ini sudah tayang di cnnindonesia.com hari Selasa 18 Agustus 2020 dengan judul Inter ke Final Liga Europa