Ini menjadi duel dua tim kuat asal dua karakter sepak bola yang berbeda. Inter Milan finis di posisi dua di Liga Italia, sedangkan Leverkusen finis di posisi lima. Nerazzurri bakal menurunkan skuat terbaik. Football Italia melansir, pelatih Inter Milan Antonio Conte akan memakai skuatnya saat melawan Getafe di pertandingan perempat final nanti. Ini artinya Conte bakal menyimpan lagi Cristian Eriksen yang mencetak gol kemenangan Inter Milan saat menghadapi Getafe.
Meski di atas kertas, kekuatan Inter jauh di atas Leverkusen, Conte enggan jemawa. Dia paham kalau Leverkusen asuhan Peter Bosz punya potensi untuk melukai Inter lewat sederet pemain berkualitas. Kai Havertz yang sempat absen di laga kontra Rangers bisa bermain lagi dan dia sudah pasti ingin melajukan Leverkusen sejauh mungkin, mengingat ini musim terakhirnya.
"Bayer Leverkusen sangat berbahaya saat serangan balik dan kami harus sadar bahwa tidak boleh meninggalkan celah sedikit pun. Atau mereka bisa menyerang Anda," ujar Conte seperti dikutip korankaltim.com dari liputan6.com. "Yang kami butuhkan adalah keutuhan tim dan bermain seperti yang kami sudah persiapakan, baik saat atau tidak sedang memegang bola. Laga-laga seperti ini kadang ditentukan oleh detil-detil kecil, kuncinya konsentrasi," sambungnya.
"Saya berharap kerja keras kami bisa terbayarkan segera. Tim ini fokus untuk melakukan yang terbaik, yakni bermain bola. Itulah impian setiap pelatih," tutup Antonio Conte yang melatih Inter Milan sejak awal musim ini.
Duel Inter Milan melawan Leverkusen juga bakal jadi duel "pamer" bagi Kai Havertz. Pemain muda Jerman ini terus dikait-kaitkan dengan kepindahannya ke Chelsea. Meski begitu, belum ada kata sepakat soal transfer ini. Bayer Leverkusen masih ngotot dengan harga 100 juta euro untuk pemain 21 tahun ini.
"Kai Havertz akan bermain lawan Inter Milan karena dia menginginkannya. Sejauh ini dia tetap milik Leverkusen," ujar Direktur Sport Leverkusen, Rudi Voller
Keleluasaan meracik strategi tidak dimiliki oleh Peter Bosz. Arsitek tim berkebangsaan Belanda itu tidak bisa menurunkan Charles Aranguiz yang terkena akumulasi kartu. Sementara itu, kebugaran Nadiem Amiri masih diragukan. Karena itu, lini tengah bakal menjadi perhatian tersendiri.
Berkaca pada kegemarannya menerapkan pola 4-2-3-1, masalah muncul untuk double pivot karena absennya Aranguiz dan belum fitnya Amiri. Bosz mungkin akan mendorong Lars Bender untuk bermain lebih ke depan guna menemani Julian Baumgartlinger. Sedangkan posisi lain tidak bermasalah, termasuk bintang mereka, Kai Havertz, yang akan memimpin lini depan. (*)
Perkiraan Susunan Pemain:
Inter Milan (3-4-1-2): Samir Handanovic; Diego Godin, Stefan De Vrij, Milan Skriniar; Danilo D’Ambrosio, Roberto Gagliardini, Marcelo Brozovic, Ashley Young; Christian Eriksen; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez
Bayer Leverkusen (4-2-3-1): Lukas Hradecky; Mitchell Weiser, Sven Bender, Jonathan Tah, Wendell; Julian Baumgartlinger, Lars Bender; Leon Bailey, Kerem Demirbay, Moussa Diaby; Kai Havertz
Berita ini sudah tayang di liputan6.com hari Senin 10 Agustus 2020 dengan judul Inter Milan vs Bayer Leverkusen Lama Tak Jumpa