Kemudian Sevilla berhasil menang atas wakil Italia, AS Roma 2-0 di Schauinsland-Reisen-Arena. Dua gol Sevilla dicetak oleh Sergio Regulion (22') dan Youssef En-Nesyri (44'). Sevilla akan bertemu dengan Wolverhampton Wanderers di perempatfinal. Sebelumnya Wolverhampton meraih kemenangan atas Olympiacos 1-0 (aggregat 2-1). FC Basel yang mengalahkan Eintracht Frankfurt 1-0 (aggregat 4-0) menatang Shakhtar Donestk di perempatfinal. Manchester United akan bertemu dengan FC Copenhagen di perempatfinal. Sebelumnya MU menyingkirkan LASK dengan aggregat 7-1. Sedangkan Copenhagen menyingkirkan wakil dari Turki, Istanbul Basaksehir dengan aggregat 3-0.
Pertandingan perempatfinal sendiri berlangsung 11 dan 12 Agustus tengah pekan depan. Pecinta sepakbola dunia pun menanti final impian di ajang ini, Manchester United kontra Inter Milan. Pertemuan Nerazzurri dengan Red Devils tentunya bakal menjadi salah satu big match tahun ini yang paling dinantikan apabila benar bisa terwujud. Apalagi, peluangnya menjadi lebih besar setelah Inter dan United sama-sama memastikan diri lolos ke 8 besar Europa League.
Inter yang finish sebagai runner up Liga Italia secara meyakinkan mampu menundukkan wakil Spanyol, Getafe dengan skor 2-0 lewat gol Lukaku dan Eriksen. Apabila berhasil melewati hadangan Bayer Leverkusen itu dan melaju ke semifinal, maka Inter akan dihadapkan dengan pemenang antara Shaktar Donetsk kontra Basel. Berhasil melewati itu, maka Inter akan mencapai final. Tapi tentunya, perjalanan ini tidak mudah meski Inter sedang baik-baik saja. Apalagi pasca konflik antara Conte dengan manajemen klub telah berakhir.
Sementara Manchester United memang hanya menang tipis dengan LASK Linz dengan skor 2-1, namun di leg pertama berhasil membantai LASK dengan skor 5-0. Hasilnya, MU lolos ke 8 besar dengan agregat mencolok, 7-1. Andai bisa menyingkirkan FC Copenhagen di 8 Besar anak asuh Ole Gunnar Solskjaer aakan bertemu dengan pemenang antara Wolves atau Sevilla. United harus berhasil mengalahkan calon lawannya itu untuk mencapai final. Bila skenario ini terjadi, maka final Inter vs MU akan terwujud di final.
Ada beberapa hal yang menjadikan pertandingan ini akan menjadi sangat menarik. Apalagi kalau bukan pertemuan para punggawa Intermilan dengan mantan klubnya. Tiga andalan Nerazurri saat ini, Romelo Lukaku, Ashley Young dan Alexis Sanchez adalah tiga pemain yang diboyong Intermilan dari MU.
Sanchez awalnya merupakan pemain pinjaman yang selalu menghangatkan bangku cadangan di United. Namun di beberapa pertandingan terakhir usai sembuh dari cedera, Sanchez justru memukau Inter sehingga klub tersebut terus berupaya mempermanenkannya. Ditambah lagi, United dan Inter Milan sudah sama-sama tidak mendapatkan trofi sama sekali di liga domestik. MU secara mengejutkan finish sebagai peringkat 3, sedangkan Inter meski bersusah payah namun berhasil finish sebagai peringkat 2. Di piala FA, United disingkirkan Chelsea di babak semifinal dengan skor 3-1. Sedangkan Inter juga kalah di semifinal, yakni dari Napoli dengan skor agregat 2-1.
Maka piala Liga Europa menjadi incaran kedua tim tersebut. Keberhasilan merengkuh piala ke-2 di Eropa ini tentunya menjadi pelepas dahaga bagi kedua tim raksasa yang sama-sama masih haus gelar tersebut. Sebagai pengingat, kedua tim ini sempat bentrok di Singapura tahun lalu dalam gelaran ICC Cup. Di pertandingan tersebut, Manchester tampil perkasa dan menundukkan Inter dengan skor 1-0. (*)
Kontestan 8 Besar Liga Europa:
- Inter Milan vs Bayer Leverkusen
- Shakhtar Donestsk vs Basel
- Manchester United vs FC Copenhagen
- Wolverhampton Wanderers vs Sevilla
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di viva.co.id hari Jumat 7 Agustus 2020 dengan judul "8 Tim Lolos ke Perempatfinal Liga Europa"