Sementara itu, misi Villarreal menembus empat besar terancam gagal. Mereka tertahan di peringkat 5 dengan 54 poin, tertinggal tiga angka dari Sevilla yang belum bertanding di pekan ini.
Barca mampu unggul cepat saat laga baru berjalan 3 menit. Gol ini bermula dari tendangan Antoine Griezmann. Namun, gol tersebut dianggap sebagai gol bunuh diri Pau Torres. Sebab, bola menyentuh kepala Torres sebelum masuk ke gawang Villarreal. Villarreal menyamakan kedudukan di menit 14. Tendangan Santi Cazorla ditepis kiper Barca, Marc-Andre Ter Stegen. Bola rebound langsung disambar Gerard Moreno menjadi gol. Barca kembali unggul di menit 20. Umpan manja Lionel Messi diselesaikan dengan tendangan jarak jauh oleh Luis Suarez. Ini menjadi gol bersejarah untuk Suarez. Pemain asal Uruguay ini berdiri sejajar dengan Laszlo Kubala di posisi ketiga pencetak gol terbanyak Barca, dengan 194 gol.
Villarreal berusaha mendapat gol balasan keduanya. Carlos Bacca, yang masuk menggantikan Paco Alcacer, sempat punya kans di menit ke-36, namun sepakannya bisa diantisipasi Ter Stegen. Malah gwang tuan rumah kembali bobol di menit ke-45. Bekerja sama dengan Messi, Antoine Griezmann melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang mengirim bola langsung masuk ke gawang lawan. Skor 3-1 untuk keunggulan Barcelona menutup babak pertama.
Pada babak kedua menit 69, Messi sempat mencetak gol. Namun, setelah melihat video assistant referee (VAR), gol tersebut harus dianulir karena Messi berada dalam posisi offside. Barca benar-benar mencetak gol keempat di menit 86. Gol dicetak wonderkid mereka, Ansu Fati yang memanfaatkan umpan dari Jordi Alba. Skor 4-1 untuk kemenangan Barca bertahan hingga laga usai. (*)