Messi sebenarnya tidak terlalu terlibat dalam permainan Barcelona di babak pertama. Pemain berusia 31 tahun itu mendapatkan pengawalan ketat dari para pemain The Reds yang tampil agresif.
Namun Barcelona yang bermain di bawah tekanan Liverpool bisa unggul lebih dulu berkat gol Luis Suarez pada menit ke-26. Sontekan Suarez usai menerima umpan Jordi Alba merobek gawang Alisson.
Di awal babak kedua, Messi masih belum bisa menempatkan namanya di papan skor. Ia lebih banyak bertindak sebagai pengkreasi serangan Blaugrana. Messi baru bisa melepaskan tembakan pertama ke gawang lawan sekaligus gol pembuka di laga ini pada menit ke-75. Pemain asal Argentina ini memanfaatkan bola tendangan Suarez yang mengenai mistar untuk membobol gawang Liverpool.
Gol itu terlihat membuat Messi semakin bersemangat. Tujuh menit berselang, Messi mencetak gol keduanya di laga ini lewat tendangan bebas jarak jauh. Kapten Barcelona itu melepaskan tendangan melengkung ke arah kanan gawang yang tidak bisa dijangkau oleh Alisson. Gol itu merupakan yang ke-12 bagi Messi di Liga Champions musim ini.
Dua gol yang disumbangkan Messi membuat Barcelona mengalahkan Liverpool 3-0. Kemenangan telak ini jadi modal penting saat melawat ke markas Liverpool pada leg kedua semifinal Liga Champions, 7 Mei mendatang.
Dua gol yang bersarang ke gawang Liverpool itu membuat Messi sudah mencetak 600 di Barcelona. Messi pun hanya butuh waktu beberapa hari saja untuk menyamai rekor Cristiano Ronaldo. Pemain Juventus itu mencetak gol ke-600 dalam kariernya saat mencetak gol ke gawang Inter Milan dalam laga lanjutan Serie A, 28 April lalu. Ronaldo membukukan rekor gol tersebut dengan empat klub berbeda yakni Sporting Lisbon, Manchester United, Real Madrid, dan Juventus.
Berselang beberapa hari, Messi yang terkesan tidak mau kalah berhasil menyamai rekor gol Ronaldo. Pencapaian luar biasa itu ditorehkan pemain berusia 31 tahun dengan dua kali membobol gawang Liverpool. (*)