Dua klub dari Premier League Inggris dan La Liga Primera Spanyol itu sama-sama terimbas ancaman bom dalam sesi latihan. United terimbas terror bom karena tempat latihan mereka di Universitas California Los Angeles (UCLA) mendapat ancaman bom Rabu (12/7) malam lalu dimana ditemukan paket mencurigakan yang disertai ancaman bom lewat sambungan telepon.
Tanpa menunggu waktu lama, pihak kepolisian langsung menggiring penduduk setempat untuk menyelematkan diri. “UCLA menerima ancaman bom pada Rabu malam dan sebagai tindakan pencegahan, kami memerintahkan penduduk untuk dievakuasi di area kampus,” bunyi pernyataan dari UCLA. “Tapi Kamis dinihari warga diizinkan kembali ke tempat tinggalnya masing-masing. Sementara polisi terus melakukan penyelidikan,” jelas pernyataan tersebut yang dikutip dari Sky Sports.
Saat kejadian, rombongan United belum ada di lokasi. Tim asuhan Jose Mourinho baru memulai latihan Kamis (13/7) pagi waktu setempat. Di tempat tersebut Setan Merah akan menghadapi laga uji coba melawan LA Galaxy Sabtu (15/7) hari ini dan Real Salt Lake Senin (17/7) nanti.
Selain United, lapangan di dekat UCLA juga menjadi basis latihan Real Madrid. Kubu Los Blancos sudah beberapa hari melakukan kegiatan dan dikutip dari Marca, otoritas keamanaan mengatakan sebuah paket mencurigakan ditemukan di Pusat Rekreasi UCLA Sunset Canyon yang berlokasi kurang dari satu kilometer dari North Athletic Field, tempat Real Madrid melakukan latihan pramusim. “Los Angeles dalam situasi berbahaya. Tolong evakuasi Drake Stadium,” demikian kicau akun UCLA Housing.
Ancaman bom juga diterima tiga mahasiswa yang berada di dalam kampus. Mereka langsung dievakuasi. Dua jam berselang, otoritas keamanan memastikan lokasi UCLA aman. “Langkah yang sudah kami lakukan sejauh ini adalah pencegahan,” ujar juru bicara UCLA. Brian Haas. Meski demikian, ancaman bom ini tidak menghalangi agenda latihan Real Madrid. (bbc)