Milan merayakan pembaruan kontraknya bersama dengan para awak media, dimana mereka juga memperkenalkan kakaknya, Antonio sebagai pemain anyar, dan Donnarumma memanfaatkan momen itu untuk meminta maaf kepada para fans yang marah dengan kejadian drama yang terjadi. “Saya senang dan bangga bisa tetap di Milan,” ungkap penjaga gawang itu.
“Saya dilahirkan dan tumbuh di klub ini dan saya tidak pernah ragu untuk bertahan di sini. Saya meminta maaf kepada para fans yang merasa terkhianati, tapi saya ulangi saya tidak memiliki niat untuk seperti itu sama sekali. Saya meminta maaf kepada mereka sekaligus berterima kasih atas cinta mereka selama dua tahun ini. Saya bangga untuk ada di sini,” ucapnya.
Dalam periode yang hiruk pikuk setelah penolakan kontraknya yang pertama, Donnarumma menghapus akun Instagram-nya dan mengklaim itu hasil hack selama berlangsungnya Piala Eropa U-21 setelah mem-posting satu pesan berantai di media sosial. Ia juga dilempari sejumlah uang palsu oleh para fans ketika Italia berhadapan dengan Denmark pada kompetisi itu.
Keputusan kiper itu untuk bertahan didukung oleh rencana Vincenzo Montella jelang musim 2017-2018, dengan pemain seperti Hakan Calhanoglu, Franck Kessie, Ricardo Rodriguez, Mateo Musacchio, Andre Silva dan Fabio Borini diboyong masuk ke dalam tim.
Mengenai respon negatif dari para fans, Donnarumma menambahkan: “Beberapa hal yang terjadi cukup menyayat hati. Tapi saya seorang fans berat Milan untuk selama-lamanya. “Kami punya motivasi yang besar, kami ingin kembali berlaga dalam Liga Champions dan itu adalah target kami,” tegasnya. (fi)