Pesepakbola Wanita Afghanistan Dilecehkan, Hubungan Badan Syarat Masuk Timnas
2 menit baca1.417 kali dibaca

KABUL - Kasus pelecehan seksual mengguncang sepakbola Afghanistan. Pemain wanita yang ingin masuk skuat kabarnya harus membayar dengan hubungan badan. Kasus ini terbongkar setelah diberitakan oleh Guardian pada akhir November lalu.
Khalida Popal, mantan Kapten Tim Putri Afghanistan yang terusir dari negaranya dan kini menetap di Denmark, mengungkapkan pelecehan yang dialami para pemain. “Mereka (Federasi Sepakbola Afghanistan) mengirim dua pria sebagai perwakilan, yang satu adalah ‘Kepala Tim Wanita’ dan seorang ‘asisten pelatih’. Keduanya mem-bully dan melakukan kekerasan pada para pemain wanita, terutama yang datang dari Afghanistan karena mereka tahu wanita-wanita itu tak akan berani berbicara,” kata Popal.










