Modric tidak asing dengan Liverpool karena pernah menghadapi klub yang bermarkas di Anfield itu ketika masih memperkuat Tottenham Hotspur. Dalam catatan statistik, Modric tampil 10 kali menghadapi Liverpool dan meraih tujuh kemenangan. Gelandang 32 tahun itu membukukan dua gol dan dua assist ketika menghadapi The Reds. Kali terakhir Modric bertemu Liverpool adalah ketika membela Madrid di fase grup Liga Champions 2014/2015. Dalam dua pertemuan, Modric dan Los Blancos menang 1-0 dan 3-0 atas klub pemilik lima gelar Liga Champions.
Selain Modric terdapat banyak pemain Madrid lain yang turut mengalahkan Liverpool tiga musim lalu dan masih ada hingga saat ini, termasuk beberapa pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, Sergio Ramos, dan Gareth Bale. Selain itu terdapat pula Marcelo, Isco Alarcon, Raphael Varane, Toni Kroos, Keylor Navas, Daniel Carvajal dan Nacho Fernandez.
Sementara itu pelatih Wales Ryan Giggs mendukung Madrid mengalahkan Liverpool. Giggs yang menghabiskan karier profesionalnya bersama Manchester United memilih mendukung Madrid bukan lantaran faktor rivalitas United dengan Liverpool di Inggris melainkan karena factor Gareth Bale yang juga berasal dari Wales. “Saya tak seharusnya mengatakan hal ini namun saya harap demikian (Real Madrid memenangkan Liga Champions). Tidak (untuk rivalitas Manchester United dan Liverpool), melainkan untuk Gareth Bale bisa memenangkan trofi Liga Champions keempat kalinya. Lupakan tentang aspek rivalitas tersebut,” kata Giggs seperti dikutip dari Metro.
Giggs mengakui keberhasilan Real Madrid menjadi juara Liga Champions akan menjadi penghargaan besar untuk para pemain, termasuk Bale. “Bagi Gareth Bale, trofi keempat Liga Champions akan jadi suatu hal yang luar biasa. Itu adalah pencapaian yang sangat sulit dipercaya,” tutur Giggs. (bbc)