Meski kalah namun Barca masih memiliki kesempatan untuk membalas pada leg kedua pekan depan. Usai pertandingan kepada Marca, Sergio Busquets mengatakan jika kekalahan akan mereka alami. “Kami tahu kalau harinya akan tiba. Kami sudah coba menunda, namun tak bisa dan harus terjadi,” katanya.
“Hal terbaik kami masih punya leg kedua untuk mencoba comeback. Itu tak bisa mempengaruhi kami karena itu pertandingan berbeda. Kami beruntung bisa bermain di kandang sendiri. Kami harus memenangkan apapun yang terjadi,” imbuh Busquets.
Sementara Gerard Pique mengaku menghadapi Espanyol bukan perkara mudah. Setiap laga derbi selalu melibatkan emosional baik di lapangan maupun para pendukung. Tak heran jika di sela-sela pertandingan pendukung tuan rumah mencoba meneror pemain Barca. Seperti yang dialami bek Jasper Cillessen. Ia menjadi korban pelemparan dari tribun. “Atmosfer di sini selalu rumit. Tapi saya bukan orang yang mengambil keputusan dalam masalah ini. Saya hanya berharap di Camp Nou pendukung kami tak menghina siapa pun atau melempar ke lapangan,” harap Pique.
Pelatih Ernesto Valverde menilai nasib sial di leg pertama perempat final Copa del Rey menjadi cambuk menatap pertandingan selanjutnya.
Valverde memuji penampilan tim yang pernah ditanganinya itu. “Mereka bermain klinis dalam gerakan. Dengan hasil ini membuat kami harus bangkit kembali,” kata Valverde. “Kami akan mencoba melakukan apa yang kami ketahui. Kami menunggu mereka di Camp Nou. Ini memang bukan hasil bagus karena kami tak bisa mencetak gol. Kami tahu jika mereka mencetak gol di Camp Nou, kami harus mencetak tiga gol,” imbuhnya. (lbc)