Banyak kalangan yang menilai jika Chapron membuat keputusan yang sangat kontroversial. Karena apa yang dilakukan Carlos bukan lantaran dia melakukan pelanggaran melainkan bertabrakan dengan sang juru pengadil.
Saat itu, Chapron menilai jika Carlos sengaja menjatuhkannya. Padahal dari tayangan ulang pertandingan bahwa tidak ada yang salah dalam hal ini, justru Chapron yang bisa dikatakan berada dalam posisi salah lantaran memotong Carlos saat akan membantu pertahanan Nantes.
Pasca pertandingan, Carlos tak ingin dijadikan sebagai kambing hitam atas kekalahan timnya. Dia pun mengadukan masalah ini dan dari hasil penyelidikan menyebut jika wasit berkepala plontos itu membuat keputusan yang blunder.
Chapron pun akhirnya dijatuhkan larangan untuk memimpin pertandingan dan akan menghadapi sidang disiplin. “Biasanya pemain mendapatkan hukuman dari wasit, lalu Anda diskors sejumlah pertandingan. Itulah yang akan dikatakan setiap pemain. Kali ini terjadi sebaliknya, karena wasit yang memukul pemain,” jelas Carlos seperti dikutip dari Soccerway, Rabu (17/1) kemarin.
“Mengenai skor yang dialami Chapron bukan masalah saya. Saya sangat senang bisa bergabung dengan tim lagi. Apa yang terjadi saat ini merupakan sejarah menurut saya. Karena itulah banyak orang yang membicarakannya,” ungkap Carlos. (lbc)